Nepal - Seorang dokter di Nepal dijuluki 'Dewa Mata' karena perjuangannya membantu warga miskin di Nepal sembuh dari katarak.
Foto Health
Ambisi Dokter Mata Berantas Katarak di Nepal
Tepat di sebelah kuil Mayadevi, Nepal, ratusan orang tampak mengantre di luar sebuah rumah sakit darurat.
Mereka adalah para penderita katarak, yang berharap penglihatan mereka yang pudar dapat dipulihkan.
Para pasien dari beragam latar belakang, mulai dari biksu Buddha hingga petani tak keberatan mengantre karena ahli bedah mata terkenal di Nepal, dr. Sanduk Ruit, hadir di sana.
Dr. Sanduk Ruit kerap dijuluki Dewa Mata karena menawarkan operasi katarak yang inovatif dan murah, tak jarang pula ia memberikan operasi gratis untuk warga miskin disana.
Ruit yang merupakan pendiri Institut Ophtalmologi Tilganga secara teratur mengunjungi desa-desa terpencil di pegunungan dan dataran rendah negara Himalaya itu.
Saat berkunjung, ia membawa serta tim ahli dan peralatan sehingga dapat melangsungkan operasi di desa-desa itu.
Ruit menyatakan dia hanya berharap keahliannya mampu membantu semua orang bisa melihat keindahan dunia.
Ruit telah melakukan lebih dari 130.000 operasi katarak. Hingga saat ini dia dibantu oleh dermawan asal Inggris, Tej Kohli, menargetkan 500.000 operasi katarak dalam lima tahun ke depan, tidak hanya di Nepal tapi juga di banyak negara lainnya.
Untuk mewujudkan ambisinya, ia dan Kohli mendirikan Yayasan Tej Kohli Ruit. Target utamanya adalah membuat operasi katarak secara finansial terjangkau dan mudah diakses di Nepal. Target berikutnya adalah merambah ke berbagai penjuru dunia.











































