Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sebagai fasilitas perawatan pasien COVID-19.
Foto Health
Wisma Atlet Jakabaring Siap Dibuka untuk Isolasi COVID-19
Petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan peralatan medis di rumah sehat COVID-19 wisma atlet tower 8, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (12/5/2021).
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mejadikan wisma atlet tower 8, Jakabaring Sport City (JSC) sebagai tempat isolasi dan pengobatan pasien COVID-19.
Pembukaan ini dilakukan sebagai langkah untuk mengantisipasi tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) di Kota Palembang yang hampir menyentuh 70 persen.
Positivity rate di Sumsel mengalami peningkatan signifikan sejak sepekan sebelum diselenggarakannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Sumsel.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, peningkatan positivity rate di Sumsel berimbas pada BOR yang juga meningkat. Hingga 11 Mei diketahui terdapat 1.151 tempat tidur khusus pasien COVID-19 yang disediakan oleh 26 rumah sakit di seluruh Sumsel, 11 diantaranya berada di Palembang sebagai ibukota provinsi.
Di tiga daerah zona merah Sumsel, Palembang menjadi yang paling rawan kekurangan tempat tidur karena tingkat keterisian sebanyak 541 atau 69 persen dari yang tersedia 780 tempat tidur. Saat ini tersisa 239 tempat tidur dari 11 rumah sakit yang ada di Palembang.
Meningkatnya kebutuhan tempat tidur untuk pasien COVID-19 membuat Pemprov Sumsel harus mengaktifkan kembali Wisma Atlet Jakabaring menjadi fasilitas perawatan tambahan.
Total terdapat tiga menara Wisma Atlet dengan jumlah 567 kamar yang ada di kompleks olahraga Jakabaring Palembang tersebut.











































