Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua

ADVERTISEMENT

Foto Health

Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua

Getty Images/Anastasia Vlasova - detikHealth
Senin, 21 Mar 2022 16:00 WIB

Kyiv - Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Seorang bayi terbaring di tempat tidur yang berada di ruang bawah tanah sebuah gedung di Kyiv, Ukraina, Minggu (20/3/2022).

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Melansir Getty Images, hampir 20 bayi yang lahir dari ibu pengganti kini dirawat sejumlah perawat di ruang bawah tanah yang difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan Rusia.  

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Seperti diketahui, Ukraina menjadi salah satu negara yang melegalkan sewa rahim atau ibu pengganti. Negara yang dipimpin oleh Volodymyr Zelensky ini pun terkenal dengan praktik surogasinya.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Bisnis surogasi yang cukup populer di Ukraina ini pun menarik sejumlah klien tak hanya dari dalam negeri tetapi juga luar negeri. Sebagian besar pengguna jasa sewa rahim atau ibu pengganti ini diketahui merupakan orang asing.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Bisnis surogasi cukup populer di Ukraina karena negara itu juga memiliki undang-undang yang secara khusus mengatur mengenai hal tersebut. Diketahui, undang-undang di Ukraina mengatur bahwa bayi yang dikandung ibu pengganti adalah milik orang tua penyewa. Hal itu membuat ibu pengganti tak memiliki hak atas bayi yang dikandungnya.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Tak hanya itu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan bagi seorang wanita yang ingin menjadi ibu pengganti. Pasalnya, Ukraina mengatur terkait siapa saja yang bisa menjadi ibu pengganti, klinik yang diizinkan melakukan prosedur surogasi, hingga tata cara pendaftaran bagi orang tua penyewa.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Meski begitu, ada syarat tertentu yang mungkin harus dipenuhi oleh calon orang tua, misalnya harus heteroseksual, menikah, dan memberikan alasan medis untuk memilih ibu pengganti. Untuk proses surrogacy di Ukraina biasanya didorong oleh sisi klinis. Layanan surrogacy menyediakan klinik kesuburan yang menawarkan IVF (In Vitro Fertilization).

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Kini di tengah perang yang berkecamuk, puluhan bayi yang lahir dari ibu pengganti menanti untuk bertemu orang tua asing mereka.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Kondisi Ukraina yang digempur serangan Rusia membuat sejumlah orang tua asing harus menunda kedatangan mereka ke Ukraina untuk menjemput sang buah hati.

Ukraina merupakan salah satu negara yang legalkan sewa rahim. Puluhan bayi pun lahir dari ibu pengganti di tengah perang dan menanti dijemput orang tua mereka.

Meski sulit untuk bisa memasuki kawasan Ukraina, upaya untuk mempertemukan bayi-bayi tersebut dengan orang tua mereka terus dilakukan. Dengan didampingi tentara Ukraina, bayi-bayi itu diantar untuk bertemu orang tua mereka di tempat-tempat tertentu di kawasan Kyiv.

Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua
Lahir di Tengah Perang, Bayi-bayi di Ukraina Menanti Bertemu Orang Tua

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT