Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal

ADVERTISEMENT

Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal

Firdaus Anwar - detikHealth
Sabtu, 04 Jun 2022 20:30 WIB

Jakarta - Kamu mungkin sudah punya bayangan seperti apa bentuk sperma dari gambar atau ilustrasi. Tapi bagaimana sih tampilannya bila dilihat langsung? Simak di sini.

Sperma manusia yang normal seperti ini. Memiliki kepala lonjong bulat seperti telur dengan ekor yang panjang dan kuat. (Foto: Journal Molecular Human Reproduction/Leslie Goodwin)
Sperma manusia yang normal seperti ini. Memiliki kepala lonjong bulat seperti telur dengan ekor yang panjang dan kuat. (Foto: Journal Molecular Human Reproduction/Leslie Goodwin)
Sperma ini memiliki abnormalitas kepala yang terlalu bulat. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Sperma ini memiliki abnormalitas kepala yang terlalu bulat. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Sperma ini memiliki kecacatan kepala tiga. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Sperma ini memiliki kecacatan kepala tiga. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Kecacatan pada isi kepala sperma. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Kecacatan pada isi kepala sperma. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
'Leher' yang menghubungkan ekor dengan kepala sperma bengkok. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
'Leher' yang menghubungkan ekor dengan kepala sperma bengkok. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian tengah ekor sperma terlalu tipis. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian tengah ekor sperma terlalu tipis. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian tengah ekor sperma memiliki abnormalitas terlalu tebal. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian tengah ekor sperma memiliki abnormalitas terlalu tebal. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor bercabang dua. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor bercabang dua. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor bercabang tiga.  (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor bercabang tiga. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor terlalu pendek. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Bagian ekor terlalu pendek. (Foto: Middle East Fertility Society Journal/Sohair A. Abd El-baset)
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal
Penampakan Sperma di Bawah Mikroskop, Ini Beda yang Sehat Vs Abnormal

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT