Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya

ADVERTISEMENT

Foto Health

Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya

Vishal Bhatnagar/Getty Images - detikHealth
Jumat, 16 Sep 2022 16:07 WIB

India - Ribuan sapi di India dilaporkan mengalami lumpy skin disease atau kulit berbenjol. Wabah penyakit ini disebut sebagai ancaman baru bagi ternak di seluruh dunia.

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Petugas kesehatan Vishwa Hindu Parishad menunjukkan dosis obat homeopati kepada seekor sapi yang menderita penyakit kulit berbenjol di Jaipur, Rajasthan, India, Kamis (15/9/2022).

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Tampak sapi ini mengalami mengalami lumpy skin disease (LSD) atau kulit berbenjol di bagian perut.  

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Petugas meneteskan obat ke makanan yang akan diberikan ke sapi. Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menggambarkan penyakit tersebut sebagai "penyakit cacar yang ditularkan melalui vektor" yang ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan kecil pada hewan ternak.  

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Sapi diberi makanan yang sudah dicampur dengan obat. Infeksi ini disebabkan oleh virus Capripox, yang secara genetik mirip dengan virus penyebab cacar kambing dan cacar domba. Penyakit ini disebut sebagai ancaman baru bagi ternak di seluruh dunia.  

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Para ahli menyisir hewan yang terkena penyakit ini dan memberi obat khusus. Ahli mengatakan kemungkinan virus ini lebih menular pada sapi daripada kerbau. Penyakit ini endemik di banyak negara Afrika dan menyebar ke bagian lain dunia selama bertahun-tahun.  

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Sapi yang dianggap suci di India ini diberi obat  homeopati. Menurut laporan FAO, penyakit ini pertama kali muncul di Asia Selatan pada Juli 2019, dengan Bangladesh melaporkan wabah. Sebulan kemudian, penyakit ini ditemukan di India dan Cina. Virus disebarkan oleh beberapa spesies nyamuk, kutu dan serangga penghisap darah lainnya.  

A cow suffering from lumpy skin disease, in Jaipur, Rajasthan, India, Thursday, Sept. 15, 2022. (Photo by Vishal Bhatnagar/NurPhoto via Getty Images)

Sekawanan sapi yang terke atanda-tanda sakit homeopati. Tanda-tanda hewan ternak terserang penyakit ini adalah demam dan mandul.  

Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya
Wabah Kulit Berbenjol Serang Sapi-sapi di India, Ini Penampakannya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT