Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil

ADVERTISEMENT

Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil

Reuters/Monicah Mwangi - detikHealth
Senin, 28 Nov 2022 20:00 WIB

Jakarta - Sekitar 60 wanita di Kenya menjalani operasi rekonstruksi klitoris. Dilakukan pada mereka yang menjalani female genital mutilation (FGM), sunat semasa kecil.

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Sekitar 60 wanita di Kenya menjalani operasi rekonstruksi klitoris. Operasi ini dilakukan pada mereka yang menjalani female genital mutilation (FGM) atau sunat semasa kecil. (Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI)

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Dipraktikkan di 30 negara di Afrika, Timur Tengah dan Asia, FGM melibatkan penghilangan sebagian atau seluruh bagian luar klitoris yang terlihat atau luka lain pada alat kelamin perempuan, biasanya dilakukan selama masa kanak-kanak. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

Nurses attend a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

FGM sendiri telah dianggap ilegal di Kenya, tetapi 21 persen anak perempuan dan perempiuan berusia 15-49 tahun telah mengalaminya. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Berakar pada konvensi sosial dan kepercayaan budaya tentang feminitas dan seksualitas, FGM sangat berbahaya dalam jangka pendek dan panjang.  Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Beberapa gadis meninggal, semua menderita konsekuensi seumur hidup seperti infeksi saluran kemih dan vagina, masalah seksual, komplikasi persalinan, dan rasa sakit psikologis. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Operasi rekonstruksi ini ditawarkan oleh ahli bedah AS Marci Bowers, yang diselenggarakan oleh LSM Clitoraid. Bowers telah mengoperasi ratusan wanita Kenya selama dua kunjungan sebelumnya, pada 2017 dan 2019. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Bowers mengatakan, operasi melibatkan membawa bagian dari tubuh klitoris ke permukaan sehingga wanita bisa merasakannya. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Potret perawat menghadiri operasi pemulihan klitoris pada seorang wanita yang sebelumnya menjalani mutilasi alat kelamin wanita (FGM), di sebuah klinik di Nairobi, Kenya. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI

SENSITIVE MATERIAL. THIS IMAGE MAY OFFEND OR DISTURB Gynaecological surgeon Dr. Marci Bowers leads a team of nurses as they perform a clitoral restorative surgery on a woman who previously underwent female genital mutilation (FGM), at a clinic in Nairobi, Kenya, November 17, 2022. REUTERS/Monicah Mwangi

Ahli bedah ginekologi Dr. Marci Bowers memimpin tim perawat saat dia melakukan operasi pemulihan klitoris pada seorang wanita yang sebelumnya menjalani mutilasi alat kelamin wanita. Foto: REUTERS/MONICAH MWANGI  

Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil
Wanita di Kenya Jalani Operasi Klitoris Setelah Jalani Sunat Semasa Kecil

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT