Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022

ADVERTISEMENT

Year In Review 2022

Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022

Pool - detikHealth
Jumat, 30 Des 2022 22:33 WIB

Jakarta - Di penghujung tahun 2022, RSDC Wisma Atlet Kemayoran dikabarkan akan tutup pada 31 Desember. Begini perjuangan nakes menangani pasien COVID-19 di Wisma Atlet.

Pasien COVID-19 berolahraga di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia.  ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi salah satu tempat yang sempat ramai sejak meningkatnya virus COVID-19 di Indonesia pada 2020 lalu. Tempat ini dikabarkan akan segera tutup di penghujung tahun 2022. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Pasien COVID-19 berolahraga di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pusat mengumumkan per Selasa (26/1) pukul 15.55 WIB, terdapat penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 13.094 orang sehingga total telah mencapai 1.012.350 kasus di Indonesia.  ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Banyak tenaga kesehatan yang ditugaskan atau menjadi relawan untuk menangani para pasien COVID-19. Mereka rela untuk tidak pulang dalam waktu yang cukup lama sejak melonjaknya kasus COVID-19 di Indonesia pada 2020 lalu demi menjalankan tugasnya itu. (Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Setahun sudah virus Corona merebak di Indonesia. Upaya mengatasi pandemi pun dilakukan salah satunya alih fungsi Wisma Atlet jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19.

Pada 31 Desember 2022 RSDC Wisma Atlet Kemayoran dikabarkan akan ditutup. Penutupan ini tertuang dalam surat nomor B.404.N/KA BNPB/PD.01.02/11/202 yang diteken oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Setahun sudah virus Corona merebak di Indonesia. Upaya mengatasi pandemi pun dilakukan salah satunya alih fungsi Wisma Atlet jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19.

Penutupan operasional ini disebut terjadi setelah melihat adanya penurunan kasus COVID-19 di Indonesia dan jumlah keterisian kamar di RSDC Wisma Atlet Kemayoran mengalami pengurangan yang signifikan sampai akhir November 2022. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Wisma Atlet Kemayoran dialihfungsikan jadi rumah sakit darurat pasien COVID-19. Guna tangani kasus COVID-19 di Ibu Kota tower 5 Wisma Atlet pun siap beroperasi.

Kebanyakan pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet merupakan pasien komorbid dengan rata-rata dirawat dengan 4-5 hari. (Foto: Pradita Utama)

Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6).

Meski begitu, Letjen TNI Suharyanto menyebut penutupan ini tidak secara total untuk antisipasi lonjakan kasus COVID-19. "Tetapi masih disisakan 1 Tower (Tower 6) untuk antisipasi perkembangan ke depan," tutur Suharyanto. (Foto: Pradita Utama)

Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Tak hanya itu, koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran dr Mintoro Sumego juga menyebut pihak RSDC Wisma Atlet tetap menyiagakan 227 relawan yang terdiri dari 171 tenaga medis dan 56 tenaga non-medis. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien ke depannya. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)

Tenaga medis mendampingi orang tanpa gejala (OTG) menaiki bus sekolah di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Sejumlah unit bus sekolah kini dialihfungsikan menjadi kendaraan untuk mengantar pasien Covid-19 berstatus OTG dari puskesmas ke RS Darurat Wisma Atlet seiring meningkatnya kasus baru virus corona di Jakarta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kesiapan rumah sakit di Indonesia masih sangat siap untuk menerima pasien COVID-19 ke depannya sehingga tidak perlu khawatir jika terpapar COVID-19 dan membutuhkan perawatan intensif. (Foto: Agung Pambudhy)

Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022
Kilas Balik Perjuangan Nakes Tangani Pasien COVID Wisma Atlet yang Tutup 2022

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT