Palestina - Serangan udara Israel semakin masif dilakukan terhadap Gaza, Palestina. Ribuan orang tewas akibat serangan itu, termasuk di antaranya anak-anak tak bersalah.
Picture Story
Bingkai Sepekan: Bocah-bocah Tak Berdosa Korban Kebrutalan Israel di Gaza
Perang Israel di Gaza, Palestina masih terjadi. Bahkan di hari ke-21 kehancuran terus terlihat di wilayah kantong itu. (AP Photo/Abed Khaled)
Serangan udara Israel semakin masif di tengah upaya Israel mempersiapkan serangan darat ke wilayah Gaza. Di antaranya, serangan udara Israel ke rumah-rumah di Khan Younis pada Rabu (25/10/2023), yang seketika langsung membuat 30 orang warga Palestina meninggal dunia, sementara puluhan lainnya terjebak di bawah reruntuhan puing bangunan. (REUTERS/Anas al-Shareef)
Kementerian Kesehatan Palestina merilis jumlah korban terbaru. Mengutip Reuters, Jumat (27/10/2023), setidaknya 7.028 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. (AP Photo/Fatima Shbair)
Ironisnya dari jumlah korban tewas 2.913 di antaranya adalah anak-anak. (AP Photo/Ali Mohmoud)
Bahkan Organisasi Amal untuk Anak-anak, Save the Children, mengatakan setiap 15 menit ada 1 anak yang tewas di Gaza. (AP Photo/Fatima Shbair)
Pasukan Israel sejauh ini telah menghancurkan sekitar 200.000 unit rumah secara keseluruhan atau sebagian sejak 7 Oktober. Ini mencakup lebih dari 25% wilayah berpenduduk di Gaza. (AP Photo/Adel Hana)
Sebagian besar anak-anak tewas dan terluka akibat tertimpa bangunan yang hancur. (REUTERS/Mohammed Salem)
Sejumlah besar anak di bawah umur juga terluka, terlantar, dan kehilangan orang tua serta anggota keluarga mereka yang terbunuh dalam pemboman Israel tanpa henti di daerah kantong yang terkepung itu. (AP Photo/Fatima Shbair)
Selain itu, Al-Qudra mengabarkan 1.600 orang masih terjebak di bawah reruntuhan, termasuk 900 anak-anak. (REUTERS/Anas al-Shareef
Kepergian anak-anak yang tak berdosa ini tak lepas dari sedih tangis histeris dari para orang tua. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Mereka harus menyaksikan anaknya menjadi korban serangan Israel ke Gaza. (REUTERS/Mohammed Salem)
Mirisnya mulai banyak warga Palestina menggunakan gelang tanda pengenal, serta menuliskan identitas dengan spidol di berbagai bagian tubuh, dengan harapan dapat menemukan atau ditemukan orang yang mereka cintai jika mereka tewas dibunuh Israel. (AP Photo/Abed Khaled)
Pertempuran dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika Hamas memulai Operasi Banjir Al-Aqsa, sebuah serangan mendadak multi-cabang yang mencakup ribuan peluncuran roket dan infiltrasi ke Israel melalui darat, laut, dan udara. Dikatakan bahwa serangan tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pemukim Israel. (AP Photo/Hatem Moussa)
Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi untuk membasmi Hamas di Jalur Gaza yang terus berlanjut hingga saat ini. Serangan Israel yang diklaim 'menyerang Hamas' itu pada kenyataannya telah menyerang warga sipil di Gaza. (AP Photo/Hatem Moussa)
Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan pada pertemuan dengan para pemimpin agama Rusia dari berbagai agama bahwa adalah salah jika perempuan, anak-anak, dan orang lanjut usia yang tidak bersalah di Gaza dihukum karena kejahatan yang dilakukan orang lain. (AP Photo/Ali Mohmoud)











































