Jakarta - Penyemprotan fogging dilakukan di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Fogging tersebut bertujuan untuk mencegah demam berdarah saat musim hujan.
Foto Health
Cegah DBD Saat Ramadan, Petugas Fogging Rumah-rumah Warga di Jakut
Seorang petugas dari Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok melakukan fogging di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2024).
Fogging tersebut bertujuan untuk mencegah demam berdarah saat musim hujan.
Menurut keterangan warga, terdapat kasus demam berdarah di kawasan Sunter Agung sehingga perlu dilakukan penyemprotan fogging di kawasan padat penduduk tersebut.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus demam berdarah (DBD) di Ibu Kota. Hingga 19 Februari, sebanyak 627 kasus DBD dilaporkan.
Dari 627 kasus, sebanyak 34 kasus DBD di wilayah Jakarta Pusat, 74 kasus di Jakarta Utara, 208 kasus di Jakarta Barat, 145 kasus di Jakarta Selatan, 161 kasus di Jakarta Timur dan 5 kasus di Kepulauan Seribu. Sejauh ini, belum ada kematian kasus DBD yang ditemukan.
Gejala yang dirasakan penderita apabila tertular DBD, yaitu ditandai dengan demam 2-7 hari yang disertai manifestasi pendarahan, penurunan trombosit (trombositopenia), adanya hemakonsentrasi yang ditandai kebocoran plasma (peningkatan hematokrit, asitesis, efusi pleura, hipoalbuminemia), serta beberapa gejala lainnya, seperti nyeri kepala, nyeri otot dan tulang, ruam kulit atau nyeri belakang bola mata.
Adapun program Pengendalian Vektor DBD dilaksanakan dengan cara melakukan peningkatan PSN 3M Plus, meningkatkan pemantauan jentik oleh juru pemantau jentik (jumantik) dengan menambahkan frekuensi pemantauan menjadi dua kali dalam seminggu.
Kemudian peningkatan peran jumantik cilik/jumantik sekolah dalam kegiatan PSN, baik di sekolah maupun tempat tinggalnya, pemutusan mata rantai penularan dengan fogging yang fokus pada kasus DBD dengan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) positif, peningkatan kerja sama lintas sektoral, khususnya pengelola gedung pada tujuh tatanan (permukiman, perkantoran, institusi pendidikan, tempat-tempat umum, tempat pengelolaan makanan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan fasilitas olahraga).
Kasus demam berdarah dengue (DBD) sedang ngegas di berbagai daerah di Indonesia pada awal 2024 ini. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan kenaikan kasus demam berdarah ini memang tengah terjadi di seluruh dunia. Hal ini terjadi saat El Nino, terjadi perubahan iklim, nyamuk menjadi lebih banyak dan menularkannya.











































