Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik

Foto Health

Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik

Pradita Utama - detikHealth
Kamis, 27 Nov 2025 19:45 WIB

Jakarta - Bulan Kesadaran Hipertensi Paru digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit ini. Acara menghadirkan edukasi kesehatan dan deteksi dini.

Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Acara ini digelar untuk meningkatkan literasi publik mengenai hipertensi paru serta mendorong akses pengobatan yang lebih baik bagi pasien.
Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Dalam kegiatan ini para peserta juga diajak mengikuti sejumlah edukasi kesehatan, termasuk pemeriksaan kadar oksigen menggunakan oximeter.
Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Selain itu, peserta juga mengikuti uji pernapasan dengan sedotan untuk merasakan tantangan bernapas seperti pasien hipertensi paru, serta penjelasan mengenai gejala, risiko, dan pentingnya deteksi dini hipertensi paru.
Ketua Yayasan Hipertensi Paru Indonesia Arni Rismayanti bersama dr. Hary Sakti Muliawan, dr. Amrilmaen Badawi, serta pasien Yusnita Dewi menjadi narasumber dalam undangan media Bulan Kesadaran Hipertensi Paru 2025 yang digelar MSD Indonesia di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Acara ini bertujuan meningkatkan literasi publik sekaligus mendorong akses pengobatan yang lebih optimal bagi pasien.
Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik
Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik
Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik
Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik
Edukasi Hipertensi Paru Tingkatkan Kesadaran Publik
Berita Terkait