Jakarta - Pameran "No One Should Face Cancer Alone" di Jakarta tampilkan karya penyintas kanker sebagai ruang berbagi dan dukungan emosional.
Foto Health
Peringati Hari Kanker Sedunia, Penyintas Berbagi Lewat Karya Seni
Instalasi karya seni dalam pameran Understanding Cancer through Art di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Pameran yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026 ini menampilkan puluhan karya seni dari penyintas kanker dan caregiver, termasuk dua lukisan karya Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.
Pameran seni dan interaktif ini dihadirkan untuk mengajak publik memahami serta merasakan perjalanan, perjuangan, dan harapan para penyintas kanker, yang berlangsung hingga 8 Februari 2026.
Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia 2026, MSD Indonesia bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) kembali menghadirkan pameran seni bertajuk Understanding Cancer Through Art. Pameran ini digelar pada 4–8 Februari 2026 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, dengan tujuan mengajak publik membangun empati serta membuka ruang percakapan seputar kanker melalui pendekatan seni.
Mengusung tema United by Unique – No One Should Face Cancer Alone, pameran ini menampilkan lebih dari 64 karya seni yang diciptakan oleh penyintas kanker, keluarga, dan para caregiver. Beragam medium seni ditampilkan sebagai bentuk ekspresi perjuangan, harapan, serta solidaritas dalam menghadapi kanker.
Kanker masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, tercatat lebih dari 408 ribu kasus baru kanker dan hampir 243 ribu kematian dalam satu tahun. Padahal, hingga setengah dari kasus kanker sebenarnya dapat dicegah. Tanpa upaya pencegahan dan deteksi dini yang kuat, Kementerian Kesehatan memproyeksikan jumlah kasus kanker di Indonesia dapat meningkat lebih dari 70 persen pada 2050.
Melalui pendekatan yang lebih humanis, pameran ini mengajak masyarakat melihat kanker bukan semata sebagai persoalan medis, melainkan juga persoalan kemanusiaan yang menyentuh aspek emosional, sosial, dan psikologis. Seni dipilih sebagai medium untuk menyampaikan pesan kebersamaan, dukungan, dan harapan bagi para pejuang kanker agar tidak menghadapi perjalanan ini sendirian.











































