Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA

Foto Health

Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA

Rafida Fauzia - detikHealth
Selasa, 13 Okt 2026 15:00 WIB

Palangka Raya - Kabut asap karhutla memicu lonjakan puluhan ribu kasus ISPA di Palangka Raya dan Sumsel. Rumah oksigen dan layanan medis siaga melayani pasien.

Petugas kesehatan memeriksa suhu badan pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026). Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyediakan 43 titik rumah oksigen dengan dilengkapi obat-obatan serta vitamin yang beroperasi 24 jam untuk memberikan pertolongan gangguan kesehatan masyarakat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan, dimana kasus ISPA di Palangka Raya sejak Juni 2026 hingga awal Oktober 2026 tercatat sebanyak 10.240 kasus. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nz

Petugas kesehatan memeriksa suhu badan pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026). Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyediakan 43 titik rumah oksigen beroperasi 24 jam untuk menangani warga terdampak kabut asap karhutla. ANTARA FOTO/Auliya Rahman  

Petugas kesehatan memeriksa suhu badan pasien bergejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026). Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyediakan 43 titik rumah oksigen dengan dilengkapi obat-obatan serta vitamin yang beroperasi 24 jam untuk memberikan pertolongan gangguan kesehatan masyarakat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan, dimana kasus ISPA di Palangka Raya sejak Juni 2026 hingga awal Oktober 2026 tercatat sebanyak 10.240 kasus. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nz

Anak bergejala gangguan pernapasan berkunjung untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026). Dinkes Kota Palangka Raya mencatat sebanyak 10.240 kasus ISPA terjadi sejak Juni hingga awal Oktober 2026 akibat kabut asap karhutla. ANTARA FOTO/Auliya Rahman  

Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan temuan kasus ISPA dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada September 2026 mencapai 52.483 kasus yaitu meningkat sebanyak 5.463 kasus dibandingkan bulan Agustus 2026 sebanyak 47.020 kasus, sedangkan pada 1 hingga 9 Oktober 2026 sebanyak 11.359 kasus. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.

Orang tua menunggu anaknya yang sedang mendapatkan perawatan akibat penyakit ISPA di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Kasus ISPA di Sumatera Selatan pada September 2026 melonjak hingga 52.483 kasus akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi  

Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan temuan kasus ISPA dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada September 2026 mencapai 52.483 kasus yaitu meningkat sebanyak 5.463 kasus dibandingkan bulan Agustus 2026 sebanyak 47.020 kasus, sedangkan pada 1 hingga 9 Oktober 2026 sebanyak 11.359 kasus. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.

Pasien anak penderita ISPA mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Temuan kasus ISPA di Sumsel mengalami kenaikan sebanyak 5.463 kasus dibandingkan bulan Agustus 2026. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi  

Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan temuan kasus ISPA dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada September 2026 mencapai 52.483 kasus yaitu meningkat sebanyak 5.463 kasus dibandingkan bulan Agustus 2026 sebanyak 47.020 kasus, sedangkan pada 1 hingga 9 Oktober 2026 sebanyak 11.359 kasus. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.

Suasana ruang perawatan pasien ISPA di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel mencatat sebanyak 11.359 kasus ISPA terjadi pada periode 1 hingga 9 Oktober 2026. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi  

Orang tua dari pasien anak penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menunggu anaknya yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan temuan kasus ISPA dampak kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada September 2026 mencapai 52.483 kasus yaitu meningkat sebanyak 5.463 kasus dibandingkan bulan Agustus 2026 sebanyak 47.020 kasus, sedangkan pada 1 hingga 9 Oktober 2026 sebanyak 11.359 kasus. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.

Seorang anak penderita ISPA menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (9/10/2026). Kabut asap karhutla yang memburuk membuat lonjakan penderita ISPA terus bertambah di wilayah Sumatera Selatan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi  

Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, Puluhan Ribu Warga Terserang ISPA

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads