Center for Disease Control and Prevention (CDC) yang dipublikasikan NCEH's Health Studies Branch, Jumat (17/7/2009) memberikan tips menghindari panas matahari yang ekstrim untuk mencegah penyakit akibat kepanasan.
- Minum air putih lebih banyak. Jangan menunggu sampai haus.
- Jangan mengonsumsi cairan yang beralkohol atau gula dalam jumlah besar, karena dapat mengurangi cairan tubuh. Hindari pula minuman yang terlalu dingin karena dapat menyebabkan kram.
- Berdiamlah dalam ruangan ber-AC. Jika rumah Anda tidak mempunyai AC, pergilah ke tempat-tempat yeng ber-AC seperti mall, tempat membaca, dan lainnya. Berdiamlah beberapa jam disana untuk mendinginkan tubuh.
- Kipas angin mungkin membuat sedikit nyaman, tapi jika cuaca terlalu panas, penyakit akibat kepanasan tidak dapat dicegah. Mandi dengan air dingin adalah cara yang baik untuk mengatasinya.
- Gunakan pakaian yang berwarna terang dan tidak ketat.
- Jangan pernah meninggalkan seseorang dalam keadaan tertutup, terutama dalam kendaraan tidak ber-AC.
- Beberapa orang lebih rentan menderita penyakit 'kepanasaan', terutama orang tua, bayi dan anak-anak. Mereka butuh diperhatikan lebih.
- Usahakan melakukan aktivitas keluar ruangan pada pagi dan sore hari.
- Jika Anda ingin berolahraga, jangan lupa konsumsi minuman olahraga karena dapat mengganti ion dan mineral yang hilang lewat keringat.
- Usahakan menepi atau mencari tempat teduh ketika berada di luar ruangan. Jangan lupa lindungi diri dari sengatan matahari dengan topi, payung, kacamata dan juga sunscreen atau sunblock.












































