Sebenarnya tak perlu seekstrim itu. Menghindari matahari secara berlebihan jutru akan merugikan karena matahari selain membantu kesehatan tulang juga memberikan efek pada suasana hati dan kestabilan emosi.Seperti dilansir health24, Sabtu (18/7/2009), matahari memiliki efek pada suasana hati dan kestabilan emosi kita. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu sedikit terkena sinar matahari dapat menghasilkan apa yang disebut musiman efek disorder (SAD)-jenis depresi musim dingin.
Sinar matahari juga akan membantu tubuh kita untuk membentuk vitamin D di bawah kulit. Vitamin ini membantu untuk membangun dan mempertahankan gigi dan tulang dan membantu tubuh dalam proses penyerapan kalsium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang paling aman untuk mendapatkan sinar matahari adalah dengan berjemur di bawah sinar matahari selama 20 menit per hari pada pagi hari, hal ini juga berlaku untuk bayi dan anak-anak.
Paparan sinar matahari yang harus dihindari adalah dari jam 10 pagi sampai jam 3 sore. Jangan lupa menggunakan moisturizer yang mengandung SPF minimal 15, jika ingin keluar bepergian.
Sinar matahari juga bisa mengkonversi kolesterol menjadi vitamin D. Di Afrika Selatan, masyarakatnya tidak membutuhkan suplemen vitamin D, karena kebutuhan mereka sudah terpenuhi. Namun yang perlu diingat adalah, jangan terlalu banyak vitamin D yang diserap karena dapat menjadi racun.
Matahari juga memiliki banyak manfaat bagi orang tua, pada kenyataannya, hampir semua kasus atherosclerosis dapat dikurangi dengan baik, dengan secara teratur berjemur di bawah sinar matahari pagi. Matahari juga memfasilitasi penyerapan kalsium oleh tubuh dan dengan demikian dapat meningkatkan kepadatan tulang.












































