Jika Anda disuruh memilih, mana yang akan Anda pilih? Mendengar kabar buruk atau tidak mendengar kabar sama sekali? Jika Anda memilih pilihan pertama, Anda tergolong orang cerdas.
Pasalnya, para peneliti dari University of Toronto menemukan fakta bahwa otak seseorang akan lebih aktif ketika mendapat suatu input, meskipun itu input buruk ketimbang tidak mendapat apa-apa sama sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pemantauan bagian neuron pada otak responden, diketahui bahwa ketika seseorang diberi pertanyaan dan pernyataan yang baik maupun buruk, alat pemantau otak tersebut berada pada level yang tinggi ketimbang ketika tidak diberi input apapun.
Adanya aktivitas otak tersebut mengindikasikan bahwa orang yang tidak mengetahui apa-apa atau tidak memasukkan input apa-apa ke dalam otaknya, tidak akan pernah berkembang. Walaupun itu kabar buruk yang Anda dapat, tetap saja bermanfaat buat otak.
"Pada dasarnya, moto dari seseorang yang memiliki otak cerdas dan aktif adalah, lebih baik mengetahui segala sesuatu yang buruk daripada tidak mengetahui sama sekali," ujar Jacob Hirsch, pemimpin studi tersebut.











































