Fisioterapi itu sendiri adalah salah satu cabang ilmu kedokteran yang berhubungan erat dengan fisik manusia dan kegiatannya sehari-hari, memperdalam fungsi gerak tubuh manusia dan segala permasalahannya. Fisioterapi bisa digunakan untuk menyembuhkan cedera akibat olahraga, arthritis, sakit pada leher dan punggung, rehabilitasi setelah operasi, osteoporosis dan nyeri lainnya.
Tempat fisioterapi sendiri saat ini sudah menjamur dimana-mana, tapi tidak semua tempat fisioterapi memberikan hasil yang optimal. Salah satu tempat fisioterapi yang cukup terkenal di Jakarta adalah Eastwest Physiotherapy & Rehabilitation, di tempat ini pasien diberikan pelayanan ekstra dan lebih spesifik dengan tujuan mengembalikan fungsi gerak tubuh semaksimal mungkin dalam waktu yang sesingkatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai gangguan yang bisa disembuhkan misalnya pada bagian tubuh luar seperti leher, bahu, lutut, pergelangan kaki, yang termasuk di dalamnya adalah otot, tulang, persendian atau juga yang terdapat pada bagian saraf (stroke). Selain itu, juga bisa memperbaiki gangguan perkembangan pada anak-anak seperti down syndrome, autis atau cerebral palsy dengan melatih saraf motoriknya.
Mayoritas pasien yang datang ke tempat ini membutuhkan perawatan terhadap sakit pada punggung dan lutut yang jumlahnya mencapai 40 persen. Lalu diikuti juga oleh pasien penderita sakit leher, tangan, siku dan bahu, ada juga pasien rahabilitasi akibat stroke, pijat bayi dan penderita mastitis pada ibu-ibu menyusui (pembengkakan payudara setelah melahirkan).
Selain itu, di tempat ini juga terdapat pijat bayi. "Pada pijat bayi ini selain bisa membuat bayi menjadi rileks juga bisa untuk mendeteksi apakah ada kelainan pada bayi tersebut, selain itu juga bisa memperbaiki kelainan tulang atau kelainan pada proses tumbuh kembangnya, misalnya yang seharusnya diusia tersebut sudah bisa duduk tapi bayinya belum bisa duduk kita bantu mengatasinya," ujar Tiomoda Uli Sidauruk seorang fisioterapis.
Bayi yang datang ke tempat ini biasanya mengalami keluhan yang beragam mulai dari keseleo karena gerakan-gerakan tubuh yang kurang tepat, sulit tidur, rewel dan nafsu makannya tidak baik. Pijat bayi ini juga bisa memberikan kesegaran pada bayi dan memperlancar peredaran darah sehingga aktivitas dan pertumbuhannya ikut terpacu.
Sebelum melakukan terapi pasien diperiksa terlebih dahulu mengenai semua informasi yang dibutuhkan mengenai kondisi pasien, setelah itu baru ditentukan perawatan apa yang bisa diberikan untuk pasien dan edukasi latihan olahraga termasuk perbaikan postur tubuh.
"Ditempat kami terdapat 4 fisioterapis dari Indonesia dan 3 fisioterapis bule, yang semuanya telah mendapatkan sertifikat internasional dan diseleksi dengan ketat, untuk biayanya pertama kali datang pasien membayar Rp 350 ribu sudah termasuk pemeriksaan awal untuk selanjutnya hanya membayar 300 ribu saja," tambah Vera Sillia.
Salah seorang pasien bernama Bapak Eddy S mengatakan dirinya mengalami banyak kemajuan hingga kurang lebih 70 persen dengan melakukan fisioterapis 3 kali seminggu karena dalam masa penyembuhan setelah operasi. Selain itu, juga ada Mike Lewis yang mengalami cedera saat berolahraga dan merasa cederanya cepat sembuh setelah diberikan perawatan di tempat ini.
(ver/ir)











































