Fisik adalah salah satu daya tarik yang membangkitkan hasrat seks seseorang. Sebagian laki-laki mungkin menganggap fisik wanita adalah segala-galanya untuk melakukan seks. Namun wanita juga manusia, fisiknya akan berubah seiring waktu berjalan.
Apalagi setelah berumah tangga, jarang wanita yang memikirkan penampilannya lagi. Penuaan dini yang mulai muncul memasuki usia wanita yang ke-40 tahun-an membuat daya tariknya menurun bagi sang suami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun survei yang melibatkan wanita berusia di atas 40 tahun itu menyebutkan bahwa seks setelah usia 40 tahun ke atas sangat nikmat, terutama untuk wanita dibanding pria. Pasangan yang masih bisa menikmati seks memasuki usia senjanya adalah pasangan sejati yang tidak hanya melihat fisik semata untuk berhubungan intim.
"Seks ternyata terasa lebih nikmat ketika kita bertambah tua. Meskipun kulit sudah mulai keriput, dada sudah tidak kencang dan tubuh tidak langsing lagi, tapi saya sangat percaya diri bisa menyenangkan suami. Kuncinya hanya percaya diri," ujar Ann Lee, wanita berusia 49 tahun, seperti dikutip dari Yourtango, Selasa (1/9/2009).
Tidak sedikit wanita yang mengonsumi obat-obatan penambah libido untuk mengatasi rasa kurang percaya dirinya. Dalam Journal Obstetrics and Gynecology, sebanyak 40 persen wanita mengalami masalah seksual dan 12 persen diantaranya mengonsumsi obat.
Perubahan fisik sangat alamiah, jangan pernah merasa minder dengan apa yang dimiliki. Nikmati apa yang ada dan berusahalah semaksimal mungkin untuk tetap terlihat menawan di depan pasangan.
"Pasangan harus bisa saling mengerti. Para istri jangan lupa olahraga, kurangi stres, pakai minyak wangi, cari ide kreatif dan para suami jangan banyak protes soal penampilan istri yang sudah tidak secantik dulu lagi," ujar Anne.
Memasuki usia senja sebenarnya bukan halangan untuk melakukan seks. Tidak perlu menggunakan obat-obatan penambah nafsu segala, karena rahasianya ternyata hanya percaya diri.











































