Kegiatan mudik memerlukan tenaga dan stamina yang prima, karena biasanya memakan waktu berjam-jam, perjalanan panjang, macet, udara panas, sedang berpuasa dan jika menggunakan angkutan umum harus mengantre tiket dan bedesak-desakan.
"Hal terpenting bagi pemudik yang tetap melakukan puasa adalah menjaga stamina tubuh dan istirahat yang cukup," ujar dr. Diah Syarifah, saat dihubungi detikHealth, Selasa (15/9/2009).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut tips agar bisa tetap bugar selama melakukan perjalanan mudik:
- Istirahat yang cukup sebelum mudik paling tidak tidur 6 sampai 8 jam sebelumnya. Jika ingin melakukan perjalanan pagi maka malamnya sudah istirahat yang cukup, begitupun jika ingin berangkat malam maka siangnya sudah istirahat yang cukup.
- Usahakan saat sahur mengonsumsi makanan yang bergizi seperti mengandung karbohidrat dan protein sebagai sumber energi bagi tubuh.
- Sebaiknya melakukan perjalanan 2 atau 3 jam setelah makan, sehingga tubuh masih memiliki energi dan perut belum lapar serta masih bisa berkonsentrasi.
- Mengonsumsi air yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi, karena udara yang panas dan jalanan yang macet akan membuat tubuh membutuhkan asupan air yang lebih banyak.
- Membawa bekal makanan manis untuk berbuka atau makanan bergizi untuk sahur, karena ditakutkan selama perjalanan tidak menemukan tempat untuk membeli makanan.
- Menghindari berbuka puasa dengan minuman yang terlalu dingin, karena kondisi jalanan yang kering akan membuat hidung dan tenggorokan menjadi lebih sensitif sehingga rentan terkena flu, batuk atau radang tenggorokan. Sebaiknya berbuka puasa dengan minum air putih atau air hangat, jika ingin minum dingin jangan yang langsung barasal dari es batu agar tenggorokan tidak kaget.
- Jangan merokok dan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol selama perjalanan mudik, karena akan mengganggu konsentrasi akibat berkurangnya asupan oksigen ke otak.
- Sesekali beristirahat di jalan untuk melakukan relaksasi terhadap otot kaki, perut, tulang punggung sehingga terhindar dari masalah kram saat mengemudi.
- Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi jika tubuh sudah lelah atau mengantuk, jadi istirahat untuk tidur sejenak atau bergantian menyetir.
- Jika tubuh memerlukan tambahan vitamin bisa mengonsumsi multivitamin yang sudah biasa digunakan, tapi akan lebih baik jika vitamin tersebut berasal dari makanan yang alami.
"Jangan mengonsumsi vitamin yang Anda baru coba-coba, karena belum tentu cocok dengan tubuh kita. Nantinya bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau jantung berdebar-debar dan bisa mengganggu perjalanan mudik," ujar dokter lulusan Universitas Sriwijaya, Palembang ini.












































