Sebuah survei terhadap 40 penata gaya di daerah Columbus, wilayah Ohio AS, menemukan bahwa sebagian besar penata gaya tersebut menjalin hubungan yang panjang dengan kliennya hingga puluhan tahun. Biasanya kliennya termasuk perempuan tua cenderung berbicara dengan bebas mengenai masalahnya termasuk masalah keluarga, kesehatan, depresi dan kecemasannya.
Para penata gaya mengatakan kepada peneliti bahwa dirinya bisa melakukan pekerjaan dengan baik dalam hal mengenali gejala depresi, kepikunan dan rasa kesepian klien, meskipun dirinya belum tentu tahu rekomendasi apa yang dapat membantu situasi seperti itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rasanya seperti satu set yang lengkap, seorang penata gaya rambut memiliki akses yang dibutuhkan oleh klien. Meski kadang penata gaya tersebut tidak tahu layanan seperti apa yang dibutuhkan oleh kliennya," ujar salah satu peneliti Keith Anderson, seorang asisten profesor di Ohio State University, seperti dikutip dari HealthDay, Selasa (6/10/2009).
Anderson menyarankan sebaiknya salon dilengkapi dengan brosur dan informasi lain mengenai berbagai layanan yang sekiranya dibutuhkan oleh para orang tua dalam menangani masalahnya. Anderson dan rekannya juga melakukan penelitian untuk menguji gagasan populer yang disebut dengan terapi salon, dimana para penata rambut bersedia mendengarkan segala keluh kesah kliennya dan bisa bertindak sebagai penasihat.
"Para perempuan bisa duduk di kursi selama 1 jam atau lebih sementara penata rambut melakukan tugasnya, hal ini dapat terjadi satu sampai dua kali dalam sebulan. Jadi penata rambut bisa mengenali kapan kliennya itu berubah dan tahu bantuan apa yang diperlukannya," tambahnya.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kebanyakan penata gaya rambut tersebut peduli dengan apa yang terjadi pada kliennya dan bersedia membantu perempuan terutama perempuan tua mengatasi masalahnya tersebut. Ternyata penata rambut tidak hanya ahli dalam mengubah penampilan rambut seseorang saja, tapi juga bisa mengurangi masalah yang dihadapi oleh kliennya.












































