Sama dengan koyo rokok yang bisa menghentikan kecanduan merokok, koyo diet ini juga bisa mengurangi kecanduan makan berlebih.
Meski banyak yang meragukan khasiatnya,tapi produk ini laris manis di pasaran. Produsen koyo diet tersebut mengklaim bahwa dengan memakai koyo itu, nafsu makan seseorang akan berkurang dan akhirnya berat badannya bisa turun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Umumnya produk koyo diet menggunakan bahan alami penurun berat badan seperti teh hijau, tapi sampai sekarang belum ada bukti nyata dan signifikan bahwa produk tersebut benar-benar berhasil menurunkan berat badan," ujar Dr Martin Binks dari Duke Diet and Fitness Center seperti dilansir That's Fit, Kamis (19/11/2009).
Bahkan si produsen pembuat koyo diet itu pun nampak tidak percaya dan yakin dengan khasiat koyo diet, mereka hanya menjual sugesti saja pada konsumen.
"Banyak perusahaan yang mengklaim produknya punya khasiat, tapi produk itu sebenarnya hanya alat bantu saja untuk mendorong sugesti seseorang agar merasa berat badannya sudah turun. Mengubah pola makan adalah kunci yang jauh lebih efektif untuk menurunkan berat badan," kata Nick Jerch, pemlik Bell Lifestyle Product yang membuat koyo diet Ezee Sleeming.
Harga koyo diet untuk 30 hari pemakaian adalah US$ 30 atau Rp 300.000 (kurs 10.000/dolar AS). Biaya itu tampaknya akan lebih berguna jika digunakan untuk pergi ke tempat fitnes atau membeli makanan yang sehat.
"Lagipula jika memang koyo diet atau produk-produk instan penurun berat badan lainnya berhasil mengurangi berat badan, biasanya efeknya pun hanya berlangsung sebentar dan instan pula," kata Dr Martin.












































