Penemuan ini diharapkan bisa membantu mereka yang sulit mengontrol nafsu makan dan juga penderita obesitas.
Rianne Ruijschop dan rekannya sudah lama merancang makanan yang bisa mengatasi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang tanpa menambah asupan kalori ke dalam tubuh. Dan akhirnya setelah beberapa tahun melakukan studi, makanan itu akhirnya terwujud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, hanya dengan mengunyah, perasaan kenyang pun sudah timbul," kata Ruijschop seperti dikutip dari Healthday, Selasa (22/12/2009).
Dalam studinya, Ruijschop menemukan bahwa aroma sintesis yang dibuatnya di laboratorium berhasil mempengaruhi otak seseorang untuk berhenti makan.
Meski sudah terbukti mengurangi rasa lapar pada beberapa panelis, tapi Ruijschop berharap bisa melakukan studi klinis dalam skala yang lebih besar.
Harapan lainnya adalah agar aroma pemicu rasa kenyang yang berhasil dibuatnya bisa diaplikasikan para produsen industri pangan guna menekan tingkat obesitas yang semakin hari semakin meningkat jumlahnya.
(fah/ir)











































