Mona Lisa Punya Kadar Kolesterol Tinggi

Mona Lisa Punya Kadar Kolesterol Tinggi

- detikHealth
Jumat, 08 Jan 2010 15:00 WIB
Mona Lisa Punya Kadar Kolesterol Tinggi
Palermo - Pernahkah terbayangkan bahwa lukisan Mona Lisa mengandung suatu makna kesehatan? Peneliti menduga bahwa lukisan Mona Lisa adalah ciri khas orang yang memiliki kolesterol tinggi.

Ekspresi wajah terutama senyumnya merupakan salah satu hal yang paling menarik dari lukisan abad ke 16 tersebut. Tapi ternyata di balik lukisan ini terdapat tanda bahwa Mona Lisa memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

"Ekspresi wajah lukisan tersebut menunjukkan tanda-tanda adanya timbunan asam lemak yakni di sekitar bawah mata yang merupakan salah satu gejala fisik dari orang yang memiliki kolesterol tinggi," ujar Vito Franco dari University of Palermo, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (8/1/2010).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Timbunan lemak disekitar mata ini disebut dengan Xanthelasma yaitu akumulasi dari kolesterol. Jika seseorang memiliki timbunan lemak di bawah garis mata tersebut, maka tanda tersebut menunjukkan bahwa banyak kolesterol di dalam tubuhnya.

Kadar kolesterol dalam tubuh seseorang memang tidak bisa dilihat dari berapa berat badannya, karena ada orang yang kurus tapi memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Ini disebabkan kolesterol adalah lemak yang ada dalam darah dan bukan di bawah lapisan kulit.

Sekitar 50 persen orang yang memiliki xanthelasma biasanya bermasalah dengan kadar kolesterolnya. Beberapa diantaranya memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dan kadar kolesterol baik (HDL) rendah, atau bisa juga akibat masalah kolesterol lainnya.

Xanthelasma biasanya berbentuk tajam dan berwarna kekuningan akibat adanya kolesterol yang terletak di bawah kulit, biasanya terdapat disekitar kelopak mata. Tanda ini tidak berbahaya atau menyakitkan.

Xanthelesma ini umumnya terjadi di Asia dan orang-orang yang berasal dari wilayah Mediterania. Xanthelasma ini sendiri bisa dihilangkan dengan cara operasi, laser atau cryoyherapy.

Pada lukisan Mona Lisa menunjukkan tingkat kolesterol yang tinggi pada model lukisan tersebut. Selain Mona Lisa, Franco juga mengklaim telah mengidentifikasi kelainan jaringan tulang genetik (sindrom Marfan) dari dua tokoh Renaissance lain. Tokoh tersebut adalah Botticelli's Portrait of a Youth yang dipajang di National Gallery of Art, Washington dan Parmigianino's Madonna with Long Neck.

Ditambahkan Franco bahwa penampilan Michaelangelo pada karya Raphael's The School of Athens menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami kelebihan asam urat yang merupakan ciri khas dari orang yang menderita gangguan ginjal (renal calculosis).
(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads