Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami bau badan. Tapi jika tidak diatasi bau badan bisa membuat seseorang tersingkir dari pergaulan. Penyebabnya bisa akibat obat, racun, sayuran tertentu, alkohol, keracunan arsenik atau rokok. Bumbu masakan seperti bawang putih dan bawang merah mentah juga dapat memicu bau badan.
Bakteri yang menyerang kelenjar keringat adalah bakteri anaerob yang tumbuh baik di daerah lembab atau daerah tubuh yang tidak mendapatkan oksigen cukup. Bau juga bisa menandakan tubuh sedang berupaya menghilangkan racun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mandi
Mandi sedikitnya sekali sehari bisa untuk menghilangkan bakteri dan keringat. Pastikan untuk memperhatikan ketiak dan daerah selangkangan, karena tempat ini cenderung menjadi pelabuhan bagi bakteri. Disarankan untuk menggunakan sabun deodoran.
2. Hindari pakaian ketat
Salah satu yang membuat bakteri berkembang adalah karena minimnya oksigen. Karena itu pakailah pakaian longgar sehingga tubuh mendapatkan oksigen.
3. Memakai deodoran antiperspirant sehari-hari.
Pemakaian deodoran ini bisa mengurangi jumlah keringat. Jika Anda sangat aktif atau banyak berkeringat carilah deodoran antiperspiran mengandung zinc (seng) dan aluminium.
4. Jauhi Tembakau
Bau tembakau bisa menembus kulit Anda dan menciptakan bau yang berbeda. Asap dari rokok juga akan melekat pada kulit dan tubuh perlu waktu beberapa minggu untuk melepaskan diri dari bau ini setelah Anda berhenti menggunakannya.
5. Waspadai penyakit
Jika bau terus menerus muncul sebaiknya waspadai adanya masalah medis seperti penyakit ginjal, hati atau infeksi jamur. Kalau sudah menyangkut penyakit itu Anda tidak bisa mengatasinya sendiri, datanglah ke dokter untuk mencari tahu apa penyebab dan obatnya.
(ir/ver)











































