Penelitian tersebut mengungkap bahwa hubungan interpersonal dengan rekan kerja mempengaruhi usia harapan hidup seorang karyawan. Makin nyaman dan merasa bahagia ketika berpartner dengan rekan kerjanya, makin besar peluangnya untuk berumur panjang.
Fakta ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan di Tel Aviv University yang melibatkan 820 orang dewasa dari berbagai usia. Seluruh partisipan adalah karyawan perusahaan dari berbagai bidang, dengan durasi kerja rata-rata 8,8 jam setiap hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengaruh hubungan dengan rekan kerja terhadap tingkat kematian teramati paling besar pada partisipan yang berusia 38-43 tahun. Bahkan ketika disesuaikan dengan faktor risiko lain seperti tekanan darah dan kadar kolesterol, pengaruh hubungan dengan rekan kerja masih sangat tinggi.
"Temuan ini penting untuk menunjang kesehatan di lingkungan kerja. Meningkatkan dukungan dari rekan kerja bisa mengurangi risiko mati muda pada para karyawan," tulis peneliti dalam jurnal Health Psychology, seperti dikutip dari LiveScience, Senin (16/5/2011).
Menariknya, dalam penelitian ini tidak ditemukan hubungan antara risiko kematian dengan hubungan antara karwawan dengna atasan atau bawahannya. Artinya, pengaruh tersebut hanya teramati pada sesama rekan kerja yang paling memungkinkan untuk saling memberikan dukungan psikologis.
Sebelumnya, peneliti dari University College London mengungkap bahwa jam kerja yang terlalu lama bisa meningkatkan risiko mati muda terutama akibat serangan jantung. Dari 7.000 pegawai negeri yang diamati selama 11 tahun, 192 meningggal karena serangan jantung karena bekerja hingga 11 jam/hari.
(up/ir)










































