Peneliti dari Harvard University di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa seseorang yang selalu optimistis cenderung akan merasa lebih puas dengan kehidupannya, sehingga memiliki sedikit masalah dengan jantung.
Perasaan puas dan optimistis bisa memberikan manfaat yang besar bagi jantung. Sebaliknya, orang yang pesimistis dan kurang percaya diri memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan pada jantung dan stroke dibanding orang yang optimistis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil studi mendapatkan partisipan yang puas dengan kehidupannya secara menyeluruh seperti kepuasan diri, keluarga bahagia, senang dengan pekerjaan dan kehidupan seks yang baik memiliki 13 persen lebih kecil mengalami masalah jantung.
Hal ini menunjukkan bahwa pemikiran yang optimistis akan membuat seseorang lebih puas dengan kehidupannya sehingga tidak akan membiarkan kesehatannya memburuk dan lebih mungkin untuk mengikuti saran dari dokter. Kondisi ini akan menciptakan jantung yang sehat dan memiliki sedikit masalah. Hasil studi ini telah dilaporkan dalam European Heart Journal.
"Temuan ini menunjukkan bahwa pemikiran yang positif tidak hanya mengurangi kondisi psikologis negatif, tapi juga berhubungan dengan kesehatan secara menyeluruh," ujar peneliti Dr Julia Boehm, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (6/7/2011).
(ver/ir)











































