Kamis, 28 Jul 2011 13:23 WIB

Hormon Seks Testosteron Lindungi Pria dari Alergi

- detikHealth
Jakarta - Hormon seks testosteron diketahui membuat laki-laki lebih berotot, memiliki suara lebih dalam dan rambut lebih banyak dibanding perempuan. Tapi ternyata hormon ini juga melindungi laki-laki dari penyakit radang dan alergi.

Penelitian dari Jerman menemukan bahwa laki-laki lebih baik dalam melawan penyakit inflamasi (peradangan) dibandingkan dengan perempuan. Hal ini karena adanya peran dari hormon seks laki-laki atau dikenal sebagai testosteron.

Peradangan adalah salah satu respons awal dari tubuh seseorang terhadap adanya rangsangan yang berbahaya seperti patogen, bakteri, mikroorganisme atau alergen yang memicu alergi.

Dalam analisis tersebut diketahui sel-sel dari laki-laki dan perempuan memiliki cara reaksi yang berbeda terhadap adanya rangsangan inflamasi. Hormon seks laki-laki memainkan peran penting dalam modulasi respons imun.

"Kondisi ini membuat sebagian besar perempuan lebih mudah terkena arthritis, psoriosis arthritis atau asma," ujar Oliver Werz, profesor farmasi dan kimia medis dari Friedrich Schiller Jena University, Jerman, seperti dikutip dari Indiavision, Kamis (28/7/2011).

Pada studi ini peneliti mengisolasi sel-sel kekebalan dari laki-laki dan perempuan yang dianalisis dalam tabung untuk menguji aktivitas enzim yang bertanggung jawab terhadap produksi zat pro-inflamasi. Diketahui enzim fosfolipase D yang bertanggung jawab terhadap produksi zat pro-inflamasi pada laki-laki lebih kurang aktif.

Kondisi ini membuat tubuh perempuan menghasilkan hampir 2 kali lebih banyak zat pro-inflamasi dibandingkan laki-laki. Hasil studi ini telah dilaporkan dalam edisi ilmiah FASEB Journal.

Studi ini melibatkan beberapa peneliti dari Jerman, Swedia serta Napoli Italia, dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah hormon ini bisa digunakan sebagai salah satu bentuk terapi baru atau tidak.

(ver/ir)