Selasa, 13 Des 2011 11:15 WIB

Cara Memaksimalkan Metabolisme Tubuh

- detikHealth
Jakarta - Metabolisme tubuh yang baik artinya terjadi proses pembentukan dan pengeluaran zat-zat dalam tubuh secara teratur. Jika metabolisme tubuh bekerja dengan baik maka ini bisa meningkatkan proses pembakaran timbunan lemak sehingga bisa menurunkan berat badan dengan efektif.

Berikut 10 cara untuk mengoptimalkan kerja metabolisme tubuh seperti dikutip dari FoxNewsHealth, Selasa (13/12/2011) antara lain:

1. Jangan diet berlebihan
Diet yang sehat bukan berarti makan dengan porsi sedikit. Namun, diet sehat lebih ditekankan pada pilihan makanan yang lebih padat gizi. Hal tersebut bertujuan untuk mendesak keluar kalori kosong dan membuat perut terasa masih kenyang sepanjang hari.

Hal tersebut penting, karena membatasi porsi makanan akan menurunkan metabolisme. Yang lebih parah, jika kekurangan makanan terus berlanjut, maka tubuh akan mulai membakar jaringan otot. Ketika metabolisme turun, maka lemak akan menduduki wilayah yang luas dari tubuh.

2. Mendapatkan tidur dengan kualitas yang baik
Sebuah studi di Finlandia telah mengamati saudara kembar yang tidur dengan waktu yang kurang dan berada di bawah stres memiliki lebih banyak lemak.

3. Makan protein lebih banyak
Tubuh membutuhkan protein untuk mempertahankan otot. Dalam sebuah studi pada tahun 2006 yang telah diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa, rekomendasi protein harian adalah sekitar 0,36 gram per pon berat badan.

Namun sekarang para peneliti merekomendasikan jumlah asupan protein harian antara 0,8-1 gram per pon berat badan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa, protein dapat membakar kalori sebanyak 35 persen setelah makan.

4. Memilih makanan organik
Peneliti Kanada melaporkan bahwa, orang yang makan makanan yang mengandung organoklorin mengalami penurunan metabolisme, mungkin karena racun mengganggu proses pembakaran energi.

Dengan kata lain, pestisida membuat lebih sulit menurunkan berat badan. Organoklorin merupakan polutan dari pestisida, yang disimpan dalam sel lemak. Penelitian lain mengisyaratkan bahwa, pestisida dapat memicu penambahan berat badan.

5. Aktivitas fisik yang cukup
Duduk atau berdiri di tempat kerja dapat memainkan peran yang cukup berarti dalam kesehatan dan ukuran pinggang. Kesehatan memang erat kaitannya dengan rutinitas kebugaran.

Dalam satu studi menemukan bahwa, aktivitas fisik sekitar 4 jam atau lebih mempengaruhi kerja enzim yang mengontrol metabolisme lemak dan kolesterol. Untuk menjaga enzim tersebut tetap aktif dan meningkatkan pembakaran lemak, maka peru melakukan aktivitas fisik yang lebih rutin.

6. Minum air dingin
Peneliti Jerman menemukan bahwa, minum 6 cangkir air dingin sehari dapat meningkatkan metabolisme sekitar 50 kalori sehari. Peningkatan ini dapat berasal dari pekerjaan yang dibutuhkan untuk memanaskan air dengan suhu tubuh.

7. Makan makanan pedas
Dengan memakan makanan yang pedas dapat meningkatkan metabolisme. Makan sekitar satu sendok makan cabe merah atau hijau cincang meningkatkan produksi panas tubuh dan aktivitas sistem saraf simpatik.

Hal tersebut merupakan hasil dari sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Science and Vitaminology. Memakan makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme sekitar 23 persen.

8. Sarapan
Sarapan dapat menjaga metabolisme energi yang tinggi sepanjang hari. Mereka yang melewatkan sarapan memiliki risiko kegemukan lebih tinggi sekitar empat setengah kali.

Dalam satu studi yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, peserta penelitian yang mendapat 22-55 persen dari total kalori saat sarapan memperoleh peningkatan berat badan rata-rata 1,7 pon selama 4 tahun. Mereka yang makan 0-11 persen kalori saat sarapan pagi naik hampir 3 pon.

9. Minum kopi atau teh
Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat, sehingga asupan protein dapat meningkatkan metabolisme 5-8 persen, atau sekitar 98-174 kalori per hari.

Menurut sebuah penelitian di Jepang, secangkir teh yang diseduh dapat meningkatkan metabolisme sebesar 12 persen. Para peneliti menyatakan bahwa, kandungan antioksidan katekin dalam teh dapat meningkatkan metabolisme.

10. Melawan lemak dengan serat
Serat dapat membakar lemak sebanyak 30 persen. Rekomendasi asupan serat sehari-hari adalah sekitar 25 gram sehari. Jumlah tersebut kira-kira terdapat dalam sekitar 3 porsi masing-masing buah dan sayuran.





(ir/ir)
News Feed