Namun ada cara yang lebih menyenangkan untuk mengatasinya, yaitu makan cheeseburger dan cokelat. Cheeseburger atau secangkir cokelat panas kaya akan vitamin B, yaitu vitamin B1 (tiamin) dan B2 (riboflavin).
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, vitamin B mampu mengatasi gejala PMS perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peneltiian jangka panjang terhadap 3.000 orang perawat ini, para wanita yang mengkonsumsi vitamin B dari makanan memiliki risiko terkena gejala PMS 35% lebih rendah daripada yang sedikit mengkonsumsi vitamin B.
"Wanita yang mengonsumsi 1,9 mg tiamin dan 2,5 mg riboflavin memiliki kemungkinan paling kecil mengalami gejala-gejala fisik dan emosional akibat PMS," kata Chocano-Bedoya seperti dilansir lifescript.com, Rabu (8/2/2012).
Jumlah harian yang direkomendasikan adalah 1,1 mg tiamin dan 1,2 mg riboflavin. Tiamin ditemukan dalam biji-bijian, kacang-kacangan, kacang-kacangan dan daging merah. Sedangkan riboflavin banyak terkandung dalam makanan seperti susu, telur, sayuran hijau dan daging merah.
Diyakini bahwa tiamin dan riboflavin diperlukan untuk sintesis bahan kimia otak (neurotransmiter) seperti serotonin dan dopamin yang mempengaruhi munculnya PMS.
Chocano-Bedoya juga menyarankan untuk tidak meminum vitamin lewat suplemen karena tidak memberikan efek yang signifikan. Ada kemungkinan bahwa tubuh lebih baik dalam memetabolisme vitamin yang diperoleh dari makanan.
Menurut Departemen Pertanian AS, orang yang makan 2.000 kalori per hari hanya boleh mengkonsumsi 1,8 ons daging merah dan 3 cangkir susu atau produk susu.











































