Dalam dua penelitian terbaru, peneliti menemukan bahwa pilihan seseorang terhadap makanan dan minuman mempengaruhi pola makannya seumur hidup. Penelitian yang dipimpin oleh Bettina Cornwell, PhD, dari University of Oregon dan Dr Anna R. McAlister dari Michigan State University ini menyoroti bagaimana sebuah keputusan sederhana mengenai pilihan minuman bisa mempengaruhi kebiasaan makan yang buruk.
Penelitian pertama melibatkan 60 orang dewasa yang berusia 19 - 23 tahun. Peneliti berfokus pada minuman dan pengambilan keputusan untuk memilih makanan. Hasilnya menyimpulkan bahwa keputusan untuk minum soda memicu seseorang untuk makan makanan asin dan berkalori tinggi. Soda dan kentang goreng berpasangan seperti halnya kacang polong dan wortel. Namun soda tidak cocok berpasangan dengan sayur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soda dan jus banyak mengandung gula yang dapat menyebabkan diabetes dan obesitas. Kebiasaan mengkonsumsi minuman manis ditambah makanan asin selama masa kanak-kanak akan diperkuat ketika beranjak dewasa. Pada akhirnya, kebiasaan ini memicu pola hidup yang tidak sehat.
"Sayuran sering dicitrakan sebagai makanan yang buruk. Dalam restoran cepat saji, menu sayuran ditawarkan sebagai menu yang mudah dan juga murah," kata Dr Cornwell seperti dilansir Medical Daily, Kamis (28/6/2012).
Dr Cornwell dan Dr McAlister menggarisbawahi bahwa merk memiliki pengaruh besar yang ikut menentukan kecenderungan seseorang memilih makanan atau minuman. Anak-anak zaman sekarang lebih mudah mengingat merk soda dan nama restoran cepat saji tetapi sulit mengingat jenis-jenis sayuran.
Kedua penelitian ini bertujuan mempromosikan minum air putih sebagai cara hidup yang sehat. Restoran cepat saji sebaiknya memberikan pilihan air putih kepada anak-anak. Minuman lain seperti jus atau soda bisa dijadikan sebagai menu alternatif yang dikenakan biaya tambahan.
Dalam lingkungan keluarga, air minum sebaiknya dijadikan pilihan utama setiap kali menyediakan santapan makanan. Selain itu, sebaiknya kurangi atau minimalkan konsumsi soda atau jus untuk anak-anak.










































