Kamis, 26 Jul 2012 20:03 WIB

Gangguan Tak Terduga yang Bisa Merusak Ritual Bercinta

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Munculnya gangguan yang tak terduga seperti kebelet pipis atau meneriakkan nama mantan Anda saat Anda mencapai klimaks adalah hal yang tak diinginkan saat bercinta. Tentu saja hal ini akan merusak gairah seksual Anda dan bisa jadi berujung pada rusaknya hubungan Anda.

Kondisi semacam itu mungkin tidak terjadi setiap kali Anda bercinta namun hal ini tak menutup segala kemungkinan yang ada.

Oleh karena itu, simak ulasan tentang 7 hal yang bisa mengganggu seks Anda berikut tips untuk mengatasinya seperti dilansir dari timesofindia, Kamis (26/7/2012) di bawah ini.

1. Membayangkan bercinta dengan mantan

Bayangkan jika saat nikmat-nikmatnya bercinta, Anda meneriakkan nama mantan pasangan Anda. Tentu saja hal ini akan merusak seluruh aktivitas seksual yang Anda lakukan bersama pasangan. Bahkan pasangan bisa saja memutuskan untuk tidak bercinta dengan Anda selama berminggu-minggu.

Jangan heran karena kejadian semacam ini cenderung membuat pasangan merasa terasing, selain juga menaruh perasaan curiga kepada Anda.

Tips: Meskipun fantasi merupakan salah satu hal terpenting dalam mempertahankan kehidupan seksual Anda, mengekspresikan fantasi dengan cara yang tak terduga semacam itu bisa jadi justru merusak hubungan Anda.

"Banyak wanita yang membayangkan idola atau mantan kekasihnya ketika bercinta karena hal ini membuatnya terangsang. Namun penting untuk diingat bahwa seks adalah pengalaman yang emosional jadi jangan terlihat lemah secara emosional dan membiarkan fantasi tentang mantan pasangan Anda berada di dalam pikiran Anda ketika Anda sedang intim dengan pasangan Anda yang sekarang. Untuk mencegah pikiran-pikiran semacam itu, Anda bisa mengkombinasikan antara olahraga dan pekerjaan," saran Dr. Aruna Broota, seorang psikolog klinis.

2. Kebelet pipis

Yang satu ini merupakan masalah terbesar yang dihadapi pasangan saat berhubungan seksual. Seringkali disalahartikan dengan orgasme semprot, kondisi ini berkaitan dengan tekanan yang dirasakan kandung kemih akibat rangsangan seksual. Masalah ini seringkali dialami oleh wanita sehingga membuat pasangannya kurang terpuaskan.

Tips: Jangan pernah memaksakan diri Anda untuk mencapai klimaks jika Anda merasa seperti kehilangan diri sendiri. "Saraf yang terangsang selama ereksi letaknya cukup dekat dengan kandung kemih dan terkadang keduanya saling tumpang-tindih sehingga mengakibatkan buang air kecil saat bercinta jadi pastikan Anda telah buang air kecil sebelum beraksi di atas ranjang. Jika ternyata muncul masalah organik lainnya, obat-obatan tertentu bisa membantu Anda mengatasinya," terang Dr. Prakash Kothari, seorang pakar seksologi.

3. Kentut

Meski tampaknya sepele namun jika salah satu pihak ada yang keberatan maka hal ini justru akan merusak gairah seksual dan bisa jadi pasangan menjadi enggan untuk melanjutkan aktivitas seksualnya.

Tips: Pastikan sistem pencernaan berjalan dengan baik sebelum Anda bercinta. "Hindari bahan makanan seperti kentang, kacang polong dan roti-rotian yang dapat meningkatkan pembentukan gas (gastritis). Kami juga merekomendasikan Anda untuk meminum pil pencernaan atau melakukan jalan cepat setelah makan agar makanan di dalam perut Anda tercerna dengan baik," saran Dr. Kothari.

4. Kuku jari tanpa sengaja mencakar

Saat bercinta, banyak pasangan yang seringkali tanpa sengaja mencakar satu sama lain dengan kuku mereka yang tajam. Mungkin bagi sejumlah pasangan hal ini memberikan sensasi kenikmatan tersendiri.

Meski begitu, tak semua pasangan menerima gerakan-gerakan tertentu. Salah satunya adalah gigitan cinta sebelum pasangan Anda terangsang karena hal ini justru seringkali menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan, bahkan bisa mengurangi peluang untuk melanjutkan aktivitas seksual bersama pasangan.

Tips: Cara paling sederhana untuk mengatasi hal ini adalah memotong kuku Anda dengan rapi atau melakukan manicure sehingga hal ini tak menimbulkan luka yang menyakitkan bagi pasangan. Cobalah membelai tubuh pasangan dengan tangan yang lembut atau berpelembab untuk menghindari kontak dengan kuku Anda. Saat Anda ingin memberikan gigitan cinta di telinga, bahu, leher atau bagian tubuh lainnya, pastikan pasangan Anda sangat menyukainya dan menginginkannya.

5. Suka merangsang diri sendiri

Selama ini hanya pria yang diketahui mampu menikmati sendiri rangsangan pada bagian pribadinya seperti saat melakukan masturbasi. Namun ternyata hal ini juga terjadi pada wanita. Rangsangan semacam itu dapat membuat salah satu pihak menjadi jengkel dan pada saat yang bersamaan, mengalihkan perhatian mereka dari aktivitas seksual yang sebenarnya.

Tips: Hindari menyentuh atau menggesek organ intim Anda berulang-ulang, biarkan pasangan Anda yang mendapatkan kehormatan untuk merangsang Anda dengan cara menyentuh zona erotis Anda.

"Peradangan atau infeksi di dalam atau seputar organ seksual dapat menyebabkan rasa gatal sehingga pastikan Anda mandi terlebih dulu sebelum bercinta. Untuk berjaga-jaga dari infeksi jamur, Anda perlu menyiapkan salep khusus. Anda juga bisa mengonsumsi obat anti-alergi beberapa jam sebelum bercinta. Obat ini akan mengurangi rasa gatal sehingga Anda bisa menikmati proses bercinta bersama pasangan," saran Dr. Kothari.

6. Diam dan pasif saat bercinta

Tentu rasanya tak karuan jika pasangan Anda diam saja selama berhubungan seksual. Bertingkah seperti menahan erangan dan tidak mengucapkan sepatah kata pun saat bercinta akan memberikan kesan seks yang dipaksakan. Sekali pasangan melakukannya, hal ini pastilah akan merusak suasana hati Anda.

Tips: Ingatlah jika pasangan Anda suka melihat Anda mengerang, menjerit dan berteriak agar dia tahu Anda sedang 'menikmatinya'. Jangan bersikap seperti Anda mati rasa selama bercinta.

"Komunikasi adalah hal yang paling dibutuhkan dalam seks. Diskusikan segala sesuatu yang Anda tidak suka atau yang bisa menyalakan gairah Anda. Wanita pun seharusnya tidak terkesan menahan ekspresi mereka atau ragu saat memandu pasangannya untuk melakukan sesuatu," ujar Dr. Aruna.

7. Tertidur

Sudah menjadi hal yang biasa jika pasangan Anda tertidur ketika gairah seksual Anda sedang menggebu-gebu. Namun tertidur diantara interaksi seksual secara berlebihan biasanya akan berujung pada penurunan mood dan merusak chemistry seksual diantara kedua pasangan.

Tips: Tak masalah jika Anda ingin tidur pasca bercinta asalkan mandilah terlebih dulu sebelum bercinta agar tubuh dan pikiran terasa segar.


(ir/ir)