Pria tidak begitu menyukai makan sayuran dibandingkan wanita. Penyebabnya, pria mengaku kurang menganggap buah-buahan serta sayuran sebagai makanan yang bermanfaat. Selain itu, pria juga kurang memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria tidak begitu yakin bahwa konsumsi buah dan sayur penting untuk menjaga kesehatan. Pria merasa kurang percaya diri makan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, terutama ketika berada di tempat kerja atau di depan umum," kata peneliti, John A. Updegraff dari Kent State University di Ohio seperti dilansir Live Science, Senin (27/8/2012).
Temuan ini menunjukkan bahwa pesan yang efektif untuk membujuk wanita makan banyak sayur dan buah tidak akan manjur pada pria. Dalam penelitian ini, Updegraff dan rekan-rekannya ingin melihat apakah sebuah gagasan yang disebut 'theory of planned behavior' bisa menjelaskan fenomena mengapa pria cenderung tidak begitu menyukai sayur dan buah-buahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Updegraff menggunakan data hampir 3.400 orang dari survei National Cancer Institute's Food Attitudes and Behavior yang dilakukan pada tahun 2007. Survei berisi pertanyaan yang ditujukan untuk mengukur sikap, keyakinan dan perilaku mengenai makanan. Sekitar 40 persen dari peserta survei berusia 35 sampai 54 tahun.
Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa wanita lebih menghargai manfaat buah-buahan dan sayuran. Misalnya, wanita lebih cenderung setuju jika makan buah-buahan dan sayuran setiap hari maka ia akan terlihat lebih baik dan hidup lebih lama.
Dalam artikel yang dimuat jurnal Appetite, para peneliti juga menemukan bahwa wanita lebih yakin mampu makan buah-buahan atau sayuran sebagai camilan ketika merasa lelah, sangat lapar atau ketika keluarga atau teman-temannya sedang makan junk food.
"Mungkin cara terbaik untuk membuat pria mau makan buah dan sayuran adalah mengkondisikan untuk memakan buah dan sayur. Misalnya ditampilkan pilihan makan sehat di tempat kerja atau memasukkan buah-buahan dan sayuran sebagai menu makanan ringan," kata Updegraff.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tekanan teman sebaya tidak terlalu mujarab bagi pria. Bahkan tekanan teman sebaya bukanlah motivator yang kuat, baik pada pria atau wanita. Meskipun sudah banyak didorong untuk banyak makan buah dan sayuran, nyatanya para pria masih tetap sedikit makan sayuran.
(pah/ir)











































