Ini Dia 8 Makanan Sehat yang Pas Dimakan Bareng

Ini Dia 8 Makanan Sehat yang Pas Dimakan Bareng

- detikHealth
Jumat, 14 Sep 2012 07:11 WIB
Ini Dia 8 Makanan Sehat yang Pas Dimakan Bareng
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Tak banyak yang tahu jika ada banyak jenis makanan yang dapat dikombinasikan agar manfaat kesehatan yang diperoleh dari keduanya menjadi berlipat. Konsep ini ditemukan oleh David Jacobs, Ph.D. dan dinamakan 'sinergi makanan' (food synergy).

Ide dasarnya adalah makanan-makanan yang dapat memberikan pengaruh positif bagi kesehatan akan bertambah manfaatnya jika dimakan bersama dengan makanan tertentu lainnya.

Untuk membantu menjelaskan seperti apa kombinasi itu, simak 8 pasang jenis makanan yang dapat dikonsumsi bersamaan untuk mengoptimalkan manfaatnya bagi kesehatan seperti halnya dilansir dari huffingtonpost, Jumat (14/9/2012) berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tomat dan alpukat
Sebuah studi dari Purdue University menjelaskan bahwa karotenoid yang ditemukan di dalam makanan berwarna-warni seperti tomat nyatanya tak dapat diserap oleh tubuh, kecuali jika dimakan bersamaan dengan sedikit lemak.

Tomat sendiri telah dikenal luas karena kandungan karotenoid lycopene-nya yang tinggi dan dapat menurunkan risiko sejumlah kanker. Namun untuk memperoleh manfaat ini, tomat akan lebih sempurna jika dipasangkan dengan seperempat potong alpukat yang mengandung 4 gram lemak tunggal tak jenuh sebagai pendorong penyerapan karotenoidnya di dalam tubuh.

Nutrisi lain pada buah atau sayuran seperti vitamin A, D dan E juga sangat baik bila diserap dengan sedikit lemak.

2. Daun rosemary dan daging panggang
Sudah bukan rahasia umum jika daging panggang dan steak dapat berpotensi memunculkan senyawa penyebab kanker yang disebut karsinogen.

Beruntung sebuah studi pada tahun 2008 menemukan bahwa daun rosemary dapat membantu mengurangi potensi itu. Bahkan antioksidan alami yang terkandung di dalamnya dapat menghentikan pembentukan karsinogen saat daging dipanggang.

Lagipula, dengan memakai daun rosemary maka Anda tak perlu menambahkan penyedap rasa untuk membuat dagingnya terasa enak, ungkap profesor di bidang ilmu makanan, J. Scott Smith.

3. Oatmeal dan jus jeruk
Oatmeal telah terbukti khasiatnya terhadap kesehatan jantung. Namun memakan bubur gandum utuh sembari didampingi oleh jus jeruk yang mengandung vitamin C akan membantu menstabilkan kadar kolesterol.

4. Bayam dan lemon
Jeruk yang diteteskan di atas salad akan mengubah sekumpulan sayuran itu menjadi sumber tenaga yang luar biasa. Hal ini karena tanaman yang mengandung zat besi seperti bayam, kale dan swiss chard akan lebih mudah diserap tubuh ketika dimakan bersama dengan vitamin C.

Tak hanya itu, jus lemon, stroberi hingga lada akan membantu mengubah zat besi yang ada pada bahan-bahan salad itu menjadi bentuk yang hampir sama dengan zat besi yang ditemukan pada ikan dan daging. Itu akan memberikan energi tambahan dan memperkuat sistem kekebalan.

5. Brokoli dan tomat
Ketika dipasangkan dengan bahan makanan yang kaya lycopene yaitu tomat, brokoli akan memberikan perlindungan ekstra terhadap serangan kanker prostat.

Brokoli sebenarnya juga mengandung senyawa anti-kanker tapi menurut sebuah studi pada tahun 2007, kombinasi keduanya lebih efektif menyusutkan tumor pada tikus daripada jika dikonsumsi sendiri-sendiri.

"Kami kira masing-masing memiliki senyawa bioaktif yang berbeda, termasuk cara kerjanya dalam melawan kanker," ungkap peneliti Profesor John Erdman dari University of Illinois.

6. Apel dan anggur
Flavonoid quercetin, antioksidan di balik manfaat kesehatan yang dimiliki apel dapat membantu mengatasi gangguan pernafasan dan beberapa jenis kanker serta menjaga daya ingat agar tetap tajam.

Tapi jika dimakan bersamaan dengan antioksidan lain bernama catechin yang ada pada anggur merah maka keduanya akan memberikan efek lebih, terutama dalam mencegah penggumpalan darah dan mendorong kesehatan jantung.

Sumber catechin lainnya antara lain cokelat dan teh hijau.

7. Kunyit dan lada hitam
Kunyit yang seringkali didapati pada masakan kari telah lama terbukti mampu mencegah penyakit diabetes. Namun kinerjanya takkan cukup bagus kecuali jika digunakan bersama dengan lada hitam yang dapat meningkatkan bioavailabilitas (tingkat penyerapan obat atau zat di dalam tubuh) kurkumin, senyawa yang dominan dari kunyit.

Itulah kenapa dalam bentuk suplemen, kurkumin dan kunyit dikemas bersama ekstrak lada hitam atau piperine (senyawa penyusun lada), ungkap Dr. Andrew Weil.

8. Bawang putih dan ikan
Untuk memberikan perlindungan ekstra pada jantung, Anda bisa mencoba kombinasi antara ikan dan bawang putih. Padahal bawang putih sendiri mampu melawan beberapa jenis kanker dan dikenal sebagai penyokong sistem kekebalan alami.

Perpaduan keduanya juga bisa menurunkan kadar kolesterol. Bahkan menurut sebuah studi pada tahun 1997, ditemukan bahwa bawang putih dapat mencegah peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) akibat konsumsi suplemen minyak ikan.



(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads