Seperti dilansir prevention, Rabu (17/10/2012) berikut 7 tanda bahwa dapur telah menyabotase diet Anda:
1. Piring makan yang terlalu besar
Sebagian besar orang memiliki kebiasaan untuk selalu menghabiskan makanannya dan tidak menyisakan makanan sedikit pun di piring ketika selesai makan. Tetapi orang cenderung mengambil makanan dalam porsi yang lebih besar jika piring yang digunakannya berukuran besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Lampu dapur terlalu terang
Menurut penelitian, pencahayaan yang terlalu terang dapat meningkatkan kadar stres, merangsang nafsu makan berlebihan dan membuat Anda makan lebih cepat dari biasanya. Di sisi lain, lampu yang sedikit redup membuat seseorang makan lebih lambat dan menekan nafsu makan.
Biasanya dapur modern memiliki beberapa lapisan sumber cahaya yang terdiri dari beberapa lampu yang pencahayaannya berbeda. Ketika sedang memasak makanan, nyalakan lampu dapur sesuai keinginan Anda, tetapi ketika saatnya makan, setel lampu menjadi lebih redup.
3. Kondisi dapur yang berantakan
Makanan sisa makan malam yang belum dibersihkan, cucian piring yang menumpuk, dan kondisi lainnya yang membuat dapur berantakan akan menyebabkan stres, meningkatkan kadar kortisol dalam darah dan meningkatkan rasa lapar.
Sayangnya, seseorang akan kesulitan mendapat makanan yang sehat jika dapurnya berantakan karena cenderung malas memasak dan memilih untuk makan kue atau memesan makanan siap antar. Oleh karena itu, jagalah kebersihan dan kerapian dapur agar Anda lebih bersemangat memasak makanan sehat sendiri di rumah.
4. Menggunakan gelas yang tidak tepat
Menurut penelitian terbaru, orang akan cenderung minum lebih banyak soda atau sirup manis jika menggunakan gelas yang pendek dan lebar daripada minum dari gelas yang tinggi dan kurus. Hal ini karena fokus seseorang ketika menuangkan porsi minuman adalah pada ketinggiannya.
Gunakan gelas yang tinggi dan kurus ketika minum soda atau sirup manis dan pastikan untuk tidak mengisinya sampai penuh.
5. Kulkas yang terlalu besar
Jika kulkas atau lemari makanan sangat besar, seseorang akan cenderung belanja lebih banyak makanan untuk memenuhinya. Para peneliti menemukan bahwa orang menyiapkan makanan ketika memasak dari wadah yang lebih besar akan makan 2 kali lebih banyak dari orang yang menyiapkan makanan dari wadah yang lebih kecil.
6. Toples yang penuh dengan camilan manis
Menurut penelitian, hanya melihat makanan yang menggoda saja dapat membuat seseorang merasa lapar. Hal ini juga dapat menyebabkan pelepasan dopamin, zat kimia otak yang menghasilkan sensasi menyenangkan dan meningkatkan keinginan untuk mendapatkan kepuasan, misalnya dengan makan.
Tempatkan makanan manis pemicu bertambahnya berat badan ke dalam toples yang buram dan menyimpannya di tempat yang aman dan tidak mudah Anda jangkau. Sebaliknya, letakkan keranjang buah di tempat yang mudah Anda jangkau untuk mengurangi keinginan makan camilan manis dengan makanan yang lebih sehat.
7. Meletakkan TV di dapur atau ruang makan
Makan sambil menonton acara TV akan membuat Anda makan lebih banyak dan lebih sering. Pindahkan TV dari dapur atau ruang makan dan jangan membawa makanan ke ruang TV atau kamar tidur untuk mencegah makan berlebihan dan penambahan berat badan.
(ir/ir)










































