"Untuk mencegah terjadinya diabetes melitus pemerintah mengajak masyarakat untuk CERDIK," ujar Dr Ekowati Rahajeng, SKM, MKes selaku direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes dalam acara seminar media Diabetes Management: Strategy of Treatment and Evaluation to Prevent Futher Complications di Bebek Bengil, Jakarta, Selasa (6/11/2012).
Dr Ekowati menjelaskan CERDIK di sini, yaitu:
1. Cek kesehatan secara berkala, misalnya berat badan, lingkar perut, tekanan darah dan kadar gula darah.
2. Enyahkan asap rokok.
3. Rajin melakukan aktivitas fisik atau berolahraga.
4. Diet dengan kalori seimbang.
5. Istirahat yang cukup.
6. Kelola stres dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain CERDIK, ada pula program Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) yang dikembangkan sebagai bentuk aktivitas masyarakat untuk mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular secara mandiri.
"Posbindu PTM ini bisa di rumah tangga, sekolah, tempat kerja dan tempat umum. Yang penting ada tindak lanjut atau konseling. Jadi tidak hanya sebatas mengukur saja," paparnya.
Jika dalam pengukuran ditemukan faktor risiko maka dilakukan pembinaan secara terpadu melalui konseling dan penyuluhan atau dirujuk ke rumah sakit bila memang memerlukan tindak lanjut.
Dr Ekowati menuturkan saat ini sebanyak 5.270 Posbindu PTM tersebar hampir di seluruh Indonesia, namun jumlah Posbindu PTM ini akan ditingkatkan lagi di masa mendatang. Diharapkan setiap kabupaten minimal ada 1 yang khusus pelayanan penyakit tidak menular.
Program Posbindu PTM dan CERDIK ini tidak hanya baik untuk mencegah diabetes melitus saja, tapi bisa juga untuk penyakit tidak menular lain yang saat ini jumlahnya makin meningkat seperti jantung dan stroke.
(ver/vit)











































