Selasa, 20 Nov 2012 16:00 WIB

Hati-hati Mencukur Rambut di Miss V, Perhatikan 4 Hal Ini

- detikHealth
(Foto: ThinkStock)
Jakarta - Beberapa wanita merasa perlu mencukur rambut kemaluan untuk alasan kecantikan dan kebersihan. Tetapi praktik mencukur rambut kemaluan yang tidak aman diduga menjadi penyebab utama cedera vagina yang seringkali terjadi.

Para peneliti dari University of California, San Francisco menganalisa data kesehatan pasien cedera vagina sejak tahun 2002 hingga 2010 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit. Peneliti menemukan bahwa jumlah wanita yang dirawat di rumah sakit karena cedera vagina meningkat hampir 6 kali lipat selama 8 tahun masa studi.

Sebagian besar disebabkan karena kesalahan dalam mencukur rambut kemaluan. Mencukur rambut kemaluan memang pilihan pribadi yang memiliki sisi positif dan negatif. Jika Anda memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan, pastikan untuk melakukannya denga cara yang tepat agar tidak mencederai vagina.

Berdasarkan hasil survei pada studi sebelumnya, sekitar 83 persen wanita yang mencukur rambut kemaluan tidak mengetahui teknik mencukur yang benar. Jumlah tersebut hanya melibatkan wanita yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dan masih banyak wanita dengan kasus serupa yang tidak memeriksakan kondisinya.

"Area kemaluan wanita memiliki banyak lekukan, sehingga menghilangkan rambut kemaluan tidak semudah mencukur permukaan yang datar seperti kaki," kata Benjamin Breyer, MD, penulis studi tersebut, seperti dilansir prevention, Selasa (20/11/2012).

Para ahli dan dokter kulit menyarankan untuk lebih berhati-hati dalam mencukur rambut kemaluan dan memperhatikan hal-hal berikut:

1. Persiapkan kulit pada area rambut kemaluan
Bersihkan area rambut kemaluan dengan exfoliant atau scrub ringan yang aman untuk vagina. Fungsinya adalah untuk menghilangkan sel-sel kulit mati yang membuat kulit di area tersebut tidak merata, dan mengurangi risiko cedera karena tergores pisau cukur.

2. Mencukur setelah mandi air hangat
Mandi air hangat dapat mengendurkan folikel rambut dan rambut-rambut kemaluan lebih terasa halus untuk mengurangi hambatan dalam bercukur.

3. Pilih pisau cukur dengan tepat
Pilihlah alat cukur dengan piasu cukur yang tajam agar dapat menghilangkan rambut dalam satu babatan. Selain itu, alat cukur harus fleksibel agar mudah bergerak melewati kontur tubuh. Pertimbangkan juga untuk menggunakan krim cukur yang aman untuk vagina.

4. Gantilah pisau cukur lebih sering
Penggunaan pisau cukur yang telah kusam dan kurang tajam dapat meningkatkan cedera, sehingga gantilah pisau cukur Anda dengan yang baru jika telah terlihat kusam.




(nvt/nvt)