Ada Rasa Logam di Mulut? Mungkin 9 Hal Ini Penyebabnya

Ada Rasa Logam di Mulut? Mungkin 9 Hal Ini Penyebabnya

- detikHealth
Senin, 11 Feb 2013 13:19 WIB
Ada Rasa Logam di Mulut? Mungkin 9 Hal Ini Penyebabnya
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

1. Obat-obatan

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Obat adalah penyebab utama munculnya rasa logam di mulut. Ada banyak obat yang memiliki efek samping ini, yaitu antibiotik, obat penyakit jantung dan tekanan darah, obat anti kanker, obat tiroid hiperaktif, obat arthritis, obat diabetes, obat mual, obat glaukoma, obat osteoporosis, obat tidur dan obat lainnya.

2. Penyakit mulut dan gigi

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Gangguan pada mulut dan gigi dapat mengubah indera perasa. Penumpukan plak, gingivitis, periodontitis, kerusakan gigi dan abses dapat menghasilkan rasa tidak enak di mulut yang muncul sebagai rasa logam. Infeksi sinus atau penyakit yang menyebabkan mulut kering juga terkadang menyebabkan lidah berasa logam.

3. Penyakit sistemik

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan rasa logam di mulut adalah kanker, hiperparatiroidisme, gagal ginjal, diabetes, sindrom Sjogren, sarkoidosis, amiloidosis, kekurangan vitamin B-12 dan mineral seng.

4. Gangguan sistem saraf

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Gangguan sistem saraf dapat menimbulkan gangguan rasa. Penyebabnya mungkin terletak di otak atau sepanjang saraf tepi yang mengontrol indra rasa dan bau. Karena sensasi rasa dan bau saling melengkapi satu sama lain, gangguan yang terjadi pada indra penciuman mungkin dianggap sebagai kelainan oleh indra perasa.

5. Kehamilan

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Fluktuasi tingkat hormon saat kehamilan diyakini dapat memunculkan sensasi rasa logam, terutama selama trimester pertama kehamilan.

6. Kelebihan kadar mineral

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Kadar mineral logam yang tinggi di dalam tubuh seperti tembaga dan besi juga bisa memicu munculnya rasa rasa logam untuk jangka waktu lama.

7. Keracunan makanan laut

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Mengkonsumsi ikan yang sudah busuk, terutama ikan berdaging gelap seperti tuna, makerel, bonito dan mahi mahi, dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut untuk sementara. Jenis keracunan seperti ini disebut dengan keracunan ikan Scombroid atau histamin.

8. Alergi

ilustrasi (Foto: Getty Images)
Alergi diketahui dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut. Gangguan ini dapat disebabkan oleh pengaruh yang terjadi secara langsung pada hidung, misalnya hidung jadi berair atau tersumbat. Pelepasann histamin yang diakibatkan reaksi alergi juga bisa memicu munculnya sensasi ini.

9. Menghirup zat

ilustrasi (Foto: Getty Images)
Bahan kimia yang terhirup selama jangka waktu lama juga dapat menyebabkan munculnya rasa logam. Misalnya bahan kimia seperti benzena, hidrazin, bensin, debu karet, kromat dan kobalt. Merokok juga dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut.
Halaman 2 dari 10
Obat adalah penyebab utama munculnya rasa logam di mulut. Ada banyak obat yang memiliki efek samping ini, yaitu antibiotik, obat penyakit jantung dan tekanan darah, obat anti kanker, obat tiroid hiperaktif, obat arthritis, obat diabetes, obat mual, obat glaukoma, obat osteoporosis, obat tidur dan obat lainnya.

Gangguan pada mulut dan gigi dapat mengubah indera perasa. Penumpukan plak, gingivitis, periodontitis, kerusakan gigi dan abses dapat menghasilkan rasa tidak enak di mulut yang muncul sebagai rasa logam. Infeksi sinus atau penyakit yang menyebabkan mulut kering juga terkadang menyebabkan lidah berasa logam.

Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan rasa logam di mulut adalah kanker, hiperparatiroidisme, gagal ginjal, diabetes, sindrom Sjogren, sarkoidosis, amiloidosis, kekurangan vitamin B-12 dan mineral seng.

Gangguan sistem saraf dapat menimbulkan gangguan rasa. Penyebabnya mungkin terletak di otak atau sepanjang saraf tepi yang mengontrol indra rasa dan bau. Karena sensasi rasa dan bau saling melengkapi satu sama lain, gangguan yang terjadi pada indra penciuman mungkin dianggap sebagai kelainan oleh indra perasa.

Fluktuasi tingkat hormon saat kehamilan diyakini dapat memunculkan sensasi rasa logam, terutama selama trimester pertama kehamilan.

Kadar mineral logam yang tinggi di dalam tubuh seperti tembaga dan besi juga bisa memicu munculnya rasa rasa logam untuk jangka waktu lama.

Mengkonsumsi ikan yang sudah busuk, terutama ikan berdaging gelap seperti tuna, makerel, bonito dan mahi mahi, dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut untuk sementara. Jenis keracunan seperti ini disebut dengan keracunan ikan Scombroid atau histamin.

Alergi diketahui dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut. Gangguan ini dapat disebabkan oleh pengaruh yang terjadi secara langsung pada hidung, misalnya hidung jadi berair atau tersumbat. Pelepasann histamin yang diakibatkan reaksi alergi juga bisa memicu munculnya sensasi ini.

Bahan kimia yang terhirup selama jangka waktu lama juga dapat menyebabkan munculnya rasa logam. Misalnya bahan kimia seperti benzena, hidrazin, bensin, debu karet, kromat dan kobalt. Merokok juga dapat menyebabkan munculnya rasa logam di mulut.

(pah/vit)

Berita Terkait