1. Hindari tidur siang jika punya insomnia
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Seseorang yang kurang tidur di malam hari bisa menebusnya dengan tidur siang. Namun hati-hati bila punya insomnia, yang artinya kurang tidur karena memang susah tidur. Tidur siang bisa membuat kondisi ini memburuk, jadi semakin susah tidur di malam hari.
2. Batasi maksimal 30 menit
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Power nap atau tidur siang yang baik idealnya berkisar antara 25-30 menit. Jika lebih dari 30 menit, tidur akan memasuki fase deep sleep dan itu jutsru merugikan. Pernah tidur siang lalu pusing saat bangun? Itu salah satu contoh dampak buruk tidur siang kelamaan.
3. Sesekali boleh sampai 90 menit
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Jika memang benar-benar kurang tidur dan punya cukup waktu, tidak ada salahnya tidur siang selama 90 menit. Durasi sepanjang itu akan memberikan siklus tidur yang utuh hingga fase REM (Rapid Eye Movement). Dalam kondisi seperti ini, tidur siang agak lama tidak akan bikin pusing dan justru meningkatkan kreativitas.
4. Lakukan Caffeine-Nap
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Beberapa ahli merekomendasikan caffeine-nap, atau disebut juga napalatte. Teknik ini dilakukan dengan minum kopi sesaat sebelum tidur siang. Kandungan kafein tidak akan langsung bekerja saat itu juga, melainkan sekitar 30 menit berikutnya tepat saat bangun tidur. Efek yang tertunda ini akan memberikan suntikan energi ekstra saat bangun tidur.
5. Jangan langsung tidur siang sehabis makan
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Memulihkan energi saat mengantuk di siang hari tidak harus dilakukan dengan tidur siang, terutama jika baru saja makan. Daripada berbaring, para ahli lebih menyarankan untuk jalan-jalan ke luar kantor selama 15 menit. Paparan sinar matahari diyakini lebih memberikan suntikan energi, terutama sekali bagi yang sedang stres.
6. Jangan lebih dari pukul 4 sore
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Jika rasa kantuk itu disebabkan oleh kurang tidur di malam sebelumnya, tidur siang di tengah hari bisa memulihkan energi. Namun tidak disarankan untuk melakukannya setelah pukul 4 karena bisa merusak siklus sirkadian atau pola tidur-bangun yang secara alamiah berjalan di dalam tubuh.
7. Cuma 10 menit tetap bermanfaat
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
|
Bila tidak punya waktu luang antara 25-30 menit, maksimalkan saja waktu yang ada. Bahkan dalam 10 menit, tidur siang sudah bisa memberikan suntikan energi jika sangat berkualitas. Tidur siang dengan waktu sangat singkat sering disebut dengan teknik power nap.
Seseorang yang kurang tidur di malam hari bisa menebusnya dengan tidur siang. Namun hati-hati bila punya insomnia, yang artinya kurang tidur karena memang susah tidur. Tidur siang bisa membuat kondisi ini memburuk, jadi semakin susah tidur di malam hari.
Power nap atau tidur siang yang baik idealnya berkisar antara 25-30 menit. Jika lebih dari 30 menit, tidur akan memasuki fase deep sleep dan itu jutsru merugikan. Pernah tidur siang lalu pusing saat bangun? Itu salah satu contoh dampak buruk tidur siang kelamaan.
Jika memang benar-benar kurang tidur dan punya cukup waktu, tidak ada salahnya tidur siang selama 90 menit. Durasi sepanjang itu akan memberikan siklus tidur yang utuh hingga fase REM (Rapid Eye Movement). Dalam kondisi seperti ini, tidur siang agak lama tidak akan bikin pusing dan justru meningkatkan kreativitas.
Beberapa ahli merekomendasikan caffeine-nap, atau disebut juga napalatte. Teknik ini dilakukan dengan minum kopi sesaat sebelum tidur siang. Kandungan kafein tidak akan langsung bekerja saat itu juga, melainkan sekitar 30 menit berikutnya tepat saat bangun tidur. Efek yang tertunda ini akan memberikan suntikan energi ekstra saat bangun tidur.
Memulihkan energi saat mengantuk di siang hari tidak harus dilakukan dengan tidur siang, terutama jika baru saja makan. Daripada berbaring, para ahli lebih menyarankan untuk jalan-jalan ke luar kantor selama 15 menit. Paparan sinar matahari diyakini lebih memberikan suntikan energi, terutama sekali bagi yang sedang stres.
Jika rasa kantuk itu disebabkan oleh kurang tidur di malam sebelumnya, tidur siang di tengah hari bisa memulihkan energi. Namun tidak disarankan untuk melakukannya setelah pukul 4 karena bisa merusak siklus sirkadian atau pola tidur-bangun yang secara alamiah berjalan di dalam tubuh.
Bila tidak punya waktu luang antara 25-30 menit, maksimalkan saja waktu yang ada. Bahkan dalam 10 menit, tidur siang sudah bisa memberikan suntikan energi jika sangat berkualitas. Tidur siang dengan waktu sangat singkat sering disebut dengan teknik power nap.
(up/vit)