"Saat melakukan perjalanan jauh, tentu akan banyak kendala terutama jika mudik dilakukan dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Apalagi jika dilakukan saat siang hari, pasti perjalanan tersebut akan menyita banyak energi," terang dr Pauline Endang Praptini D., MS, SpGK, pakar gizi klinik dari RS Fatmawati, saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Minggu (4/8/2013).
Menurut dr Pauline, kurangnya asupan nutrisi selama perjalanan jauh saat mudik dapat menyebabkan beberapa perubahan terhadap tubuh, salah satunya kadar gula yang darah menurun. Akibatnya akan timbul kondisi hipoglikemia dan orang tersebut tingkat kewaspadaannya pasti juga akan menurun. Selain itu, akan muncul juga kondisi lemas dan pusing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dr Pauline sangat menyarankan untuk mempersiapkan bekal makanan dari rumah dibandingkan membeli di luar. Menurutnya seringkali pemudik lebih fokus terhadap barang bawaan daripada bekal. Terlalu mengandalkan makanan dan minuman yang dijual nyatanya menurut dr Pauline juga merupakan kebiasaan yang tak sehat.
"Saran saya siapkan bekal untuk perjalanan selama mudik. Memang bisa membeli makanan di pinggir jalan atau di rest area, tapi kebersihan dan kesehatannya tidak akan bisa terjaga dengan baik. Kita tidak pernah tahu kapan makanan tersebut dimasak dan belum terjamin kebersihannya," ungkap dr Pauline.
Keuntungan membawa bekal dari rumah selain lebih aman, tidak akan rugi sebab kita mengetahui dengan pasti bagaimana pengolahannya, dan sudah diperhitungkan kadar nutrisinya. Sehingga kesehatan tubuh akan tetap terjaga selama perjalanan.
(/)










































