Selasa, 17 Sep 2013 07:24 WIB

Latihan Kardio Terlalu Banyak Bukan Jaminan Cepat Langsing

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Mitos kerap kali berseliweran di tengah kehidupan masyarakat, termasuk mitos tentang fitness. Seringkali orang melakukan fitness lantaran mendengar mitos-mitos yang beredar. Salah satunya tentang latihan kardio, di mana jika latihan kardio terlalu banyak maka akan cepat langsing.

Berikut 6 mitos tentang fitness yang sering diyakini banyak orang, sebagaimana dikutip dari Asia One, Selasa (17/9/2013):

1. Gerakan Tertentu Langsung Menghilangkan Lemak

Ini adalah raja dari segala mitos mengenai fitness. Banyak yang menyarankan agar melakukan gerakan tertentu untuk menghilangkan lemak pada daerah tubuh tertentu. Padahal lemak baru bisa dibilangka melalui metode sedot lemak atau liposuction.

Ketika berolahraga, tubuh akan membakar lemak di beberapa bagian tubuh, dalam tempo dan jangka waktu yang berbeda. Jadi bukan menghilangkan lemak dalam waktu singkat, yang benar adalah membakar lemak.

Untuk mengurangi timbunan lemak, tentu cara yang paling tepat adalah menjalankan fitness atau olahraga secara rutin. Cara ini akan menggerakkan berbagai otot dan sendi, sehingga akan memperkuat otot dan membakar lemak di seluruh tubuh.

2. Banyak Melakukan Kardio Agar Lemak Cepat Berkurang

Memang benar bahwa latihan kardio adalah cara yang tepat untuk 'mengusir' lemak dari tubuh. Akan tetapi jika dilakukan secara berlebihan atau di luar batas kemampuan, hal ini malah menjadi malapetaka.

Melakukan latihan kardio terlalu banyak akan 'memakan' otot. Kelangsungan metabolisme tubuh ditentukan oleh massa otot. Apabila kehilangan banyak massa otot, tubuh membutuhkan kalori yang lebih sedikit. Ini justru bisa jadi tanda-tanda kenaikan berat badan.

Solusi untuk mengurangi berat badan yang lebih baik adalah olahraga rutin, latihan kardio yang cukup, dan asupan nutrisi yang cukup.

3. Angkat beban membuat wanita lebih 'besar'

Yang membuat wanita lebih besar adalah dengan memakan cupcake, bukan angkat beban. Tubuh besar dan berotot yang dimiliki body-builder professional wanita diidentikkan dengan angkat beban. Padahal tubuh wanita tidak mempunyai hormon testosteron yang cukup untuk dapat memperoleh jumlah massa otot yang diinginkan.

Wanita yang berlatih angkat beban tetapi tidak menjalani training khusus untuk menambah massa otot, akan mendapatkan bentuk badan yang langsing dan fit seperti Jessica Biel. Riset membuktikan latihan angkat beban berat membantu mempertahankan massa tulang, terutama pada masa menjelang menopause.

4. Otot akan berubah menjadi lemak

Ini sama saja dengan menyebut daging kerbau bisa berubah menjadi daging sapi wagyu. Perlu Anda ketahui, otot dan lemak adalah tipe jaringan yang berbeda. Adalah mustahil jika salah satu di antaranya berubah menjadi salah satu lainnya.

Ketika berhenti berolahraga atau fitness, Anda akan kehilangan massa otot. Semakin lama Anda beristirahat dari fitness, semakin banyak massa otot yang hilang. Ini menyebabkan perubahan pada metabolisme tubuh.

Lebih parah lagi, lama kelamaan otot Anda akan menggelambir. Munculnya gelambir ini bukan berarti otot Anda berubah menjadi lemak.

5. Olahraga Cukup, Diet Tidak Perlu

Bagaimana pun juga, menjalankan gaya hidup aktif dan olahraga rutin tidak serta merta membuat Anda berhenti menjalani diet yang sehat dan seimbang. Jalani gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, juga mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

6. Mengurangi asupan karbohidrat

Sejak munculnya diet Atkin yang menggencarkan metode diet rendah karbohidrat-protein tinggi-lemak tinggi di awal tahun 2000-an, karbohidrat kehilangan reputasi di kalangan para pediet. Bagaimanapun juga, karbohidrat mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi normal.

Mengindari makanan berkarbohidrat akan membuat tubuh lemas dan cepat lelah, yang pada akhirnya berpengaruh pada penampilan. Cara yang terbaik adalah mengonsumsi karbohidrat yang tepat, yang kaya akan serat, seperti oatmeal dan roti gandum. Dengan begitu, Anda dapat mempertahankan berat badan sekaligus kesehatan tubuh.

(up/vit)