Kamis, 12 Des 2013 14:07 WIB

Harus Sering Dibersihkan, Ini 8 Benda Paling Berkuman di Rumah Anda

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Meski sudah menggunakan metode ekstrim untuk membersihkan rumah seperti disikat atau memanfaatkan bahan pembersih paling kuat, belum tentu rumah Anda benar-benar terhindar dari kuman. Saat bersih-bersih, ada beberapa perabot di rumah yang harus Anda prioritaskan.

Menurut Kelly Reynolds, seorang pakar biologi lingkungan dari Zuckerman College of Public Health, University of Arizona, berikut 8 benda paling berkuman yang ada di rumah dan harus dibersihkan ekstra seperti halnya dilansir Foxnews, Kamis (12/12/2013).

1. Spons
Agak ironis karena ternyata alat pembersih ini justru yang paling berkuman di rumah. Dan spons terbukti selalu positif mengandung bakteri penyebab penyakit seperti Salmonella, E. coli, Staphylococcus, termasuk virus influenza, selain menjadi tempat yang ideal untuk perkembangbiakan bakteri.

Dengan sekali bilas, Anda bisa saja menyebarkan bakteri penyakit ke berbagai tempat, terutama ke benda-benda yang kerap dibersihkan dengan spons misal alat makan.

2. Bak cuci piring
"Di area ini biasanya 'bersarang' lebih dari 500.000 bakteri atau 10 kali lebih banyak daripada yang ditemukan di dudukan toilet," kata Reynolds.

Selain jarang dibersihkan (biasanya hanya dibilas dengan air), bak cuci piring juga terkadang dipakai sebagai tempat untuk meletakkan buah dan sayur mentah setelah dan sebelum dicuci, sejajar dengan pisau dan daging mentah. Kondisi semacam ini menyebabkan patogen mudah berkeliaran. Belum lagi karena tempatnya yang lembab dan dipenuhi sisa-sisa makanan membuat bakteri mudah berkembangbiak disini.

3. Sikat gigi
"Anda bisa jatuh sakit hanya karena sikat gigi, bahkan Anda bisa terus terinfeksi karenanya," terang Reynolds. Bagaimana tidak? Sikat gigi kerap menumpuk kuman dari mulut dan diletakkan di dalam kamar mandi yang lembab, padahal bisa saja alat ini tercemar bakteri yang melayang-layang di udara dari toilet yang tidak tertutup.

Apalagi Reynolds mengungkapkan fakta bahwa sikat gigi seringkali ditemukan mengandung bakteri E. coli, Listeria dan Streptococcus, hingga jamur.

4. Perangkat elektronik
Yang menduduki peringkat teratas sebagai perangkat elektronik paling berkuman adalah remote control TV dan keyboard komputer, apalagi keduanya jarang dibersihkan. Dari riset yang dilakukan Reynolds mengindikasikan bahwa salah satu dari keduanya mengandung ribuan bakteri, termasuk yang jenisnya sama dengan yang ada di spons cuci piring.

"Masalah menjadi semakin besar ketika orang-orang biasanya ngemil sembari menonton TV dan membuka-buka komputer atau main internet, meninggalkan minyak dan remah-remah makanan di dalamnya sehingga bakteri tumbuh subur," papar Reynolds.

5. Karpet ruang keluarga
Karpet di ruangan tempat berkumpulnya keluarga bisa jadi mengandung 200.000 bakteri per inci perseginya. Di antaranya yang ditemukan Reynolds adalah E. coli, Salmonella dan MRSA, salah satu jenis bakteri staph yang menyebabkan infeksi kulit.

Sel-sel kulit manusia, partikel makanan, serbuk sari dan bulu hewan peliharaan yang menumpuk di karpet juga berfungsi sebagai tempat perkembangbiakan yang baik bagi kuman.

6. Handuk
"Apalagi jika handuk dibiarkan lembab hingga 20 menit lebih, jamur dan bakteri akan berkembangbiak disitu," tutur Reynolds. Ia juga menemukan MRSA pada 18 persen handuk yang ia dan rekan-rekannya uji di sejumlah rumah.

Untuk itu makin sering seseorang menggunakan satu handuk yang sama berulang kali, terutama yang lembab, bisa jadi peluangnya untuk terkena alergi atau ruam dan infeksi serius lainnya juga makin besar.

7. Tas tangan
"Sebagian besar tas tangan mengandung puluhan ribu bakteri, terutama di bagian bawahnya, tapi ada juga yang sampai jutaan. Apalagi jika Anda mengunjungi berbagai tempat yang berbeda seperti restoran dan supermarket," kata Reynolds.

8. Kandang peliharaan
Sudah banyak studi yang menunjukkan bahwa dalam satu kandang terdapat ratusan kuman, termasuk MRSA. Belum lagi jika ditambah kotoran si hewan itu sendiri, serbuk sari yang dibawa anjing dan kucing dari luar, bulu-bulunya lalu sel-sel kulitnya yang mati, kesemuanya membuat kandang jadi tempat dimana kuman mudah tumbuh dengan cepat.



(up/up)