Panas-panas Olahraga? Begini Caranya agar Stay Cool

Panas-panas Olahraga? Begini Caranya agar Stay Cool

- detikHealth
Selasa, 06 Mei 2014 07:30 WIB
Panas-panas Olahraga? Begini Caranya agar Stay Cool
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Nijmegen, Belanda -

Bila ingin mendapatkan manfaatnya, olahraga harus dilakukan secara konsisten. Tak peduli cuacanya sedang dingin ataupun panas dan gerah. Seorang pakar pun mengatakan agar tetap cool saat berolahraga di musim panas, ada siasatnya.

Siasat apa yang dimaksud? Awalnya Dr Thijs M H Eijsvogels dari departemen fisiologi Radboud University Medical Center, Belanda dan rekan-rekannya mengamati 28 studi tentang teknik pendinginan yang digunakan para atlit profesional. Hampir semua studi terfokus pada teknik pendinginan yang banyak dipakai atlet pria ketika suhu di sekitarnya mencapai 30 derajat Celcius.

20 studi di antaranya juga mengamati teknik 'precooling' yang digunakan sebelum olahraga dimulai. Sebelum berolahraga, atlet-atlet ini memilih memakai rompi pendingin atau berisi cooling packs, berendam di air dingin, minum air dingin, es serut atau kombinasi keduanya. Kemudian saat olahraga berlangsung, mereka juga melakukan metode serupa, kecuali berendam di dalam air dingin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata seluruh teknik pendinginan yang dilakukan atlet sebelum atau ketika olahraga berlangsung terbukti mendorong peningkatan performa si atlet hingga tujuh persen lebih banyak dari mereka yang tidak melakukan pendinginan. Bahkan bila si atlet mengkombinasikan dua metode maka hasilnya jauh lebih baik. Ini tentu mempengaruhi hasil pertandingan mereka nanti, apakah kalah atau menang.

"Cara ini tak hanya akan membuat seseorang tetap enjoy berolahraga, tapi juga membantu meningkatkan performa mereka. Hal ini karena teknik pendinginan tersebut dapat mengurangi jumlah energi yang dibutuhkan tubuh agar stay cool. Selain itu tidak menguras tenaga yang seharusnya dialokasikan untuk olahraga itu sendiri," jelas Dr Eijsvogels seperti dikutip dari Reuters, Selasa (6/5/2014).

Bila sudah begitu, akan makin banyak darah yang mengalir dalam tubuh untuk membantu distribusi oksigen, terutama ke otot sehingga performa orang yang bersangkutan akan jadi makin baik, sambungnya.

Namun peneliti juga mencatat metode pendinginan terbaik adalah mengenakan rompi es sepanjang olahraga, diikuti oleh kombinasi seluruh teknik pendinginan yang dilakukan sebelum berolahraga.

"Lagipula peningkatan suhu inti tubuh karena aktivitas fisik memang tak hanya menurunkan performa tapi juga memicu munculnya penyakit seperti heat stroke. Jadi setidaknya teknik pendinginan ini berpotensi mengurangi risiko tersebut," imbuh Dr Eijsvogels.

(lil/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads