"Hindari botol minum yang kode daur ulangnya 3 atau 7, terutama (botol minum) untuk anak-anak," saran Michael Moore, profesor bidang toksikologi dari University of Queensland, seperti dikutip dari ABC Australia, Rabu (4/6/2014).
Sedangkan botol minum yang aman untuk digunakan, baik sekali pakai maupun berulang kali adalah yang memiliki kode daur ulang bernomor 2, 4, dan 5. 2 dan 4 terbuat dari polyethylene, sedangkan 5 terbuat dari polypropylene.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, cari botol plastik yang mencantumkan label 'BPA-free' atau bebas kandungan BPA. Ketiga, selalu pilih botol minum yang transparan, bukannya berwarna atau buram (tak tembus cahaya) meskipun terlihat lebih menarik.
"Ini perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kecil dari zat pewarna yang ditambahkan pada plastik," terang Moore.
Keempat, kalaupun terpaksa menggunakan botol berbahan stainless steel atau aluminium, ada hal-hal tertentu yang harus diperhatikan. Pasalnya stainless steel bisa mengalami korosi dari waktu ke waktu. Meskipun tidak berbahaya, tapi 'lelehan' zat besi akan menimbulkan rasa yang aneh pada air minum tersebut.
"Aluminium juga begitu, dapat melepaskan serpihan aluminium ke dalam air. Untuk itu satu-satunya cara untuk menghindari hal ini adalah menggunakan botol plastik. Gelas pun sebenarnya bagus, tapi kurang praktis," tutup Moore.
(iva/up)











































