Menganggur Bikin Pria Lebih Cepat Tua

Menganggur Bikin Pria Lebih Cepat Tua

- detikHealth
Senin, 16 Jun 2014 18:29 WIB
Menganggur Bikin Pria Lebih Cepat Tua
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Banyak faktor dapat mempercepat penuaan sel seperti diet, kebiasaan merokok, obesitas, dan stres. Stres dapat disebabkan oleh bermacam-macam alasan salah satunya adalah menganggur.

Penelitian bersama yang dilakukan oleh Imperial College London, Inggris, dan Universitas Oulu, Finlandia, menemukan tingkat stress pada pria usia 40 tahunan yang mengganggur mempengaruhi tingkat penuaan sel.

Jessica Buxton salah satu peneliti dari bagian pengobatan investigatif, Imperial College London mengatakan penuaan terjadi karena telomeres atau bagian yang melindungi kromosom dari degradasi pada orang-orang dengan stress tinggi lebih pendek dari orang sehat.

"Anggap saja telemores seperti pelindung ujung tali pada sepatu, ia berperan melindungi kromosom menempel satu sama lain dan terdegradasi," ujar Jessica seperti dilansir dari ABC, Senin (16/6/2014).

Jessica mengatakan bahwa studi sebelumnya menemukan keterkaitan antara telemore yang pendek dengan resiko penyakit jantung.

Studi jangka panjang tersebut dilakukan dengan mengambil sampel DNA dari mereka yang lahir pada tahun 1995-1996 di Finlandia yang kini telah berusia 46 dan 47 tahun. Faktor lain saat kehamilan dan masa kecil telah dikalkulasi untuk melihat dampaknya pada kesehatan dan resiko penyakit.

Para peneliti tertarik pada stres yang berkaitan dengan pekerjaan terutama masalah pengangguran. Para peneliti melihat mereka yang tidak berkerja dalam tiga tahun terakhir dan membandingkan antara seberapa lama mereka tidak berkerja dan panjang telemore mereka. Hasilnya pria yang tidak berkerja selama sekitar dua tahun, lebih mungkin memiliki telemore pendek.

Penelitian tersebut namun tidak dapat menemukan hal yang sama pada kelompok wanita, Jessica mengatakan hal tersebut mungkin karena meskipun tidak berkerja, wanita masih mengerjakan pekerjaan rumah.

"Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa jika Anda memiliki telomere yang lebih pendek dibandingkan dengan orang usia yang sama, Anda lebih berisiko terkena penyakit yang berkaitan dengan usia tertentu seperti diabetes tipe II, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi," kata Jessica.

(up/up)

Berita Terkait