Hai Pria, Berapapun Usia Anda, Begini Lho Olahraganya

Hai Pria, Berapapun Usia Anda, Begini Lho Olahraganya

- detikHealth
Selasa, 17 Jun 2014 19:30 WIB
Hai Pria, Berapapun Usia Anda, Begini Lho Olahraganya
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta - Percayalah, kunci kebugaran dan umur panjang hanyalah latihan fisik rutin dan menjaga pola makan. Namun bagi Anda yang belum membiasakan diri untuk berolahraga, mulailah secara perlahan. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, yakni usia.

Pasalnya latihan fisik yang ditujukan untuk pria berusia 20-an dan pria paruh baya tentu berbeda. Untuk memastikan olahraga apa yang tepat sesuai dengan usia Anda masing-masing, simak rekomendasi olahraga yang dikutip detikHealth dari CNN, Selasa (17/6/2014) berikut ini.



Ilustrasi (Foto: Getty Images)

1. Usia 20-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
"Di usia ini Anda bisa berlarian, berlompatan dan bermain sepuasnya. Uji tubuh Anda dengan cara apapun yang Anda bisa," saran Lecia Whitlock, salah seorang instruktur dari The National Personal Training Institute.

Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.

1. Usia 20-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
"Di usia ini Anda bisa berlarian, berlompatan dan bermain sepuasnya. Uji tubuh Anda dengan cara apapun yang Anda bisa," saran Lecia Whitlock, salah seorang instruktur dari The National Personal Training Institute.

Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.

2. Usia 30-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Menurut Whitlock, di usia ini para pria disarankan untuk lebih bijak dalam memilih olahraga karena ini akan mempengaruhi proses penuaannya nanti. Apalagi di usia ini mereka sudah disibukkan dengan urusan pekerjaan dan keluarga, maka luangkan waktu lebih banyak di gym untuk menambah stabilitas sendi Anda.

Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.

2. Usia 30-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Menurut Whitlock, di usia ini para pria disarankan untuk lebih bijak dalam memilih olahraga karena ini akan mempengaruhi proses penuaannya nanti. Apalagi di usia ini mereka sudah disibukkan dengan urusan pekerjaan dan keluarga, maka luangkan waktu lebih banyak di gym untuk menambah stabilitas sendi Anda.

Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.

3. Usia 40-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Tingkat stres pria pada usia ini terbilang cukup tinggi karena beban yang ditanggung untuk keluarga makin meningkat seperti membiayai kuliah anak. Belum lagi bila orang yang bersangkutan bekerja di kantoran, dikhawatirkan gangguan pada lutut, punggung dan leher akan mudah menyerang.

Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.

3. Usia 40-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Tingkat stres pria pada usia ini terbilang cukup tinggi karena beban yang ditanggung untuk keluarga makin meningkat seperti membiayai kuliah anak. Belum lagi bila orang yang bersangkutan bekerja di kantoran, dikhawatirkan gangguan pada lutut, punggung dan leher akan mudah menyerang.

Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.

4. Usia 50-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
"Seiring dengan pertambahan usia, kadar testosterone Anda akan mulai menurun. Namun ternyata salah satu cara untuk menaikkan hormon ini secara alami adalah dengan menambah massa otot," tutur Whitlock.

Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.

Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.

4. Usia 50-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
"Seiring dengan pertambahan usia, kadar testosterone Anda akan mulai menurun. Namun ternyata salah satu cara untuk menaikkan hormon ini secara alami adalah dengan menambah massa otot," tutur Whitlock.

Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.

Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.

5. Usia 60-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Keseimbangan tubuh seseorang bergantung pada tiga hal: penglihatan, kanal-kanal yang ada di telinga dalam dan organ internal tubuh. Namun karena pada range usia ini, kemampuan penglihatan dan pendengaran mulai berkurang, maka para pria harus lebih banyak melatih stabilitasnya.

"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.

5. Usia 60-an

Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Keseimbangan tubuh seseorang bergantung pada tiga hal: penglihatan, kanal-kanal yang ada di telinga dalam dan organ internal tubuh. Namun karena pada range usia ini, kemampuan penglihatan dan pendengaran mulai berkurang, maka para pria harus lebih banyak melatih stabilitasnya.

"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.

6. Usia 70, 80, atau 90-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Whitlock mewanti-wanti bila di usia ini, jalan kaki saja terasa sangat sulit bagi sebagian orang. Tak heran karena ketika usia bertambah, betis makin melemah dan mengakibatkan orang-orang butuh perjuangan ekstra hanya untuk bisa berjalan.

Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.

6. Usia 70, 80, atau 90-an

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Whitlock mewanti-wanti bila di usia ini, jalan kaki saja terasa sangat sulit bagi sebagian orang. Tak heran karena ketika usia bertambah, betis makin melemah dan mengakibatkan orang-orang butuh perjuangan ekstra hanya untuk bisa berjalan.

Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.
Halaman 2 dari 14
"Di usia ini Anda bisa berlarian, berlompatan dan bermain sepuasnya. Uji tubuh Anda dengan cara apapun yang Anda bisa," saran Lecia Whitlock, salah seorang instruktur dari The National Personal Training Institute.

Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.

"Di usia ini Anda bisa berlarian, berlompatan dan bermain sepuasnya. Uji tubuh Anda dengan cara apapun yang Anda bisa," saran Lecia Whitlock, salah seorang instruktur dari The National Personal Training Institute.

Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.

Menurut Whitlock, di usia ini para pria disarankan untuk lebih bijak dalam memilih olahraga karena ini akan mempengaruhi proses penuaannya nanti. Apalagi di usia ini mereka sudah disibukkan dengan urusan pekerjaan dan keluarga, maka luangkan waktu lebih banyak di gym untuk menambah stabilitas sendi Anda.

Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.

Menurut Whitlock, di usia ini para pria disarankan untuk lebih bijak dalam memilih olahraga karena ini akan mempengaruhi proses penuaannya nanti. Apalagi di usia ini mereka sudah disibukkan dengan urusan pekerjaan dan keluarga, maka luangkan waktu lebih banyak di gym untuk menambah stabilitas sendi Anda.

Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.

Tingkat stres pria pada usia ini terbilang cukup tinggi karena beban yang ditanggung untuk keluarga makin meningkat seperti membiayai kuliah anak. Belum lagi bila orang yang bersangkutan bekerja di kantoran, dikhawatirkan gangguan pada lutut, punggung dan leher akan mudah menyerang.

Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.

Tingkat stres pria pada usia ini terbilang cukup tinggi karena beban yang ditanggung untuk keluarga makin meningkat seperti membiayai kuliah anak. Belum lagi bila orang yang bersangkutan bekerja di kantoran, dikhawatirkan gangguan pada lutut, punggung dan leher akan mudah menyerang.

Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.

"Seiring dengan pertambahan usia, kadar testosterone Anda akan mulai menurun. Namun ternyata salah satu cara untuk menaikkan hormon ini secara alami adalah dengan menambah massa otot," tutur Whitlock.

Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.

Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.

"Seiring dengan pertambahan usia, kadar testosterone Anda akan mulai menurun. Namun ternyata salah satu cara untuk menaikkan hormon ini secara alami adalah dengan menambah massa otot," tutur Whitlock.

Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.

Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.

Keseimbangan tubuh seseorang bergantung pada tiga hal: penglihatan, kanal-kanal yang ada di telinga dalam dan organ internal tubuh. Namun karena pada range usia ini, kemampuan penglihatan dan pendengaran mulai berkurang, maka para pria harus lebih banyak melatih stabilitasnya.

"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.

Keseimbangan tubuh seseorang bergantung pada tiga hal: penglihatan, kanal-kanal yang ada di telinga dalam dan organ internal tubuh. Namun karena pada range usia ini, kemampuan penglihatan dan pendengaran mulai berkurang, maka para pria harus lebih banyak melatih stabilitasnya.

"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.

Whitlock mewanti-wanti bila di usia ini, jalan kaki saja terasa sangat sulit bagi sebagian orang. Tak heran karena ketika usia bertambah, betis makin melemah dan mengakibatkan orang-orang butuh perjuangan ekstra hanya untuk bisa berjalan.

Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.

Whitlock mewanti-wanti bila di usia ini, jalan kaki saja terasa sangat sulit bagi sebagian orang. Tak heran karena ketika usia bertambah, betis makin melemah dan mengakibatkan orang-orang butuh perjuangan ekstra hanya untuk bisa berjalan.

Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.

(lil/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads