Pasalnya latihan fisik yang ditujukan untuk pria berusia 20-an dan pria paruh baya tentu berbeda. Untuk memastikan olahraga apa yang tepat sesuai dengan usia Anda masing-masing, simak rekomendasi olahraga yang dikutip detikHealth dari CNN, Selasa (17/6/2014) berikut ini.
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
1. Usia 20-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.
1. Usia 20-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Pikirkan gerakan yang meledak-ledak dan melibatkan seluruh anggota tubuh. Dan yang terpenting bersenang-senanglah! Tantangan yang bisa dicoba adalah latihan untuk mengikuti perlombaan ekstrim yang butuh daya tahan ekstra.
2. Usia 30-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.
2. Usia 30-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
Misalkan, letakkan dumbbell di atas dada Anda sembari berbaring di atas bola keseimbangan. Di usia ini Anda bisa juga mencoba tantangan dengan mengikuti triathlon.
3. Usia 40-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.
3. Usia 40-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Latihan yoga secara konsisten dapat membantu mengatasinya. Lagipula sudah banyak studi yang membuktikan latihan menenangkan pikiran seperti yoga dapat membantu menurunkan stres. Setidaknya lakukan dua kali seminggu.
4. Usia 50-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.
Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.
4. Usia 50-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Itu artinya olahraga yang tepat untuk pria usia 50-an adalah latihan kekuatan. Berbagai studi mengatakan latihan kekuatan tak hanya membantu mempertahankan kadar hormon seks pria tersebut, melainkan juga meningkatkan hormon seks lainnya.
Bahkan bila kondisi fisik Anda bagus, tambah beban angkatan Anda dan konsentrasikan efeknya pada kelompok otot yang lebih besar seperti dada, punggung, hingga paha depan dan paha belakang Anda.
5. Usia 60-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.
5. Usia 60-an
|
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
|
"Menjaga keseimbangan takkan hanya membantu Anda agar terhindar dari cedera, tapi bila Anda seorang pegolf atau pemain tenis, latihan untuk itu akan meningkatkan performa Anda di lapangan," tukas Whitlock. Cobalah berlatih tai chi.
6. Usia 70, 80, atau 90-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.
6. Usia 70, 80, atau 90-an
|
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Belum lagi lansia kerap jatuh. Untuk meningkatkan kekuatan betis dan keseimbangan tubuh Anda, cobalah berdiri selama 10-15 detik tiga sampai empat kali sehari. Atau biasakan berjalan kaki sejauh 1 mil atau sekitar 1,6 km setiap hari.
Halaman 2 dari 14










































