Perubahan warna atau kerontokan rambut yang terjadi lebih dini ternyata bisa jadi pertanda ada masalah pada tubuh Anda. Gejala apa lagi yang harus diantisipasi? Simak paparannya seperti dikutip dari Medical Daily, Jumat (10/10/2014) berikut ini.
1. Rambut kering dan rontok
Rambut rontok bisa jadi merupakan indikasi dari sindrom Cushing atau hipotiroidisme. Keduanya terjadi ketika kelenjar tiroid tak lagi menghasilkan hormon tiroid yang memadai, sehingga metabolisme melambat dan mengakibatkan penambahan berat badan, kelelahan yang tak jelas penyebabnya dan meriang setiap saat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Rambut menipis
Rambut yang sehat adalah rambut yang lebat. Namun bila rambut mulai menipis, bisa jadi Anda terkena hipotiroidisme. Jika disertai dengan rambut rontok maka ini ada kaitannya dengan ketidakseimbangan hormon akibat polycystic ovarian syndrome (PCOS).
Menurut Mayo Clinic, gangguan pada endokrin ini biasanya mempengaruhi fungsi ovarium sehingga menyebabkan rambut rontok parah dan penipisan rambut di kulit kepala.
3. Rambut rontok parah
Setiap orang rata-rata kehilangan 100 helai rambut dalam sehari. Akan tetapi bila rambut Anda mulai rontok parah, misal sekali rontok langsung berupa gumpalan rambut, maka ini bisa jadi gejala anemia. Kondisi ini disebabkan rendahnya kadar zat besi dalam tubuh. Di samping rontok parah, biasanya kuku tangan/kaki juga akan jadi rapuh.
Selain kekurangan zat besi, rontok parah juga sering dikaitkan dengan kekurangan protein yang berperan penting dalam pembentukan dan tumbuhnya rambut.
4. Rambut beruban
Seiring dengan bertambahnya usia, warna rambut memang akan cenderung memutih atau beruban. Namun ini juga berarti orang yang bersangkutan mengalami stres tingkat tinggi. Hormon stres diduga dapat mempengaruhi aktivitas pigmen rambut sehingga mendorong tumbuhnya rambut putih.
5. Rambut berubah warna
Berdasarkan penelitian yang sebelumnya dipublikasikan Medical Daily, si pemilik rambut coklat (brunette) dikatakan memiliki jumlah rambut yang lebih sedikit ketimbang si rambut merah dan blonde atau pirang. Ini artinya mereka berisiko lebih besar mengalami kerontokan rambut.
Namun si rambut pirang kekurangan melanin dalam tubuhnya sehingga mereka lebih rentan terkena gangguan kulit dan mata. Sedangkan si rambut merah konon lebih cenderung mengidap penyakit Parkinson serta penyakit degeneratif lainnya karena perubahan mutasi yang menyebabkan rambutnya memerah tersebut.
(lil/up)











































