Keramas Tiap Hari, Adakah Efek Negatifnya untuk Kesehatan Kulit Kepala?

ADVERTISEMENT

Keramas Tiap Hari, Adakah Efek Negatifnya untuk Kesehatan Kulit Kepala?

- detikHealth
Jumat, 10 Okt 2014 08:04 WIB
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Soal kebiasaan mandi, masing-masing orang memiliki ritual sendiri-sendiri. Termasuk berapa kali sehari mandi, berapa lama durasi mandi, hingga masalah rambut, berapa hari sekali mencuci rambut alias keramas. Terkait masalah ini, adakah ketentuan berapa hari sekali sebaiknya mencuci rambut?

"Sebaiknya tidak setiap hari karena bahan kimia dalam sampo tanpa disadari bisa menghilangkan minyak esensial alami yang ada di kulit kepala, justru yang ada kulit kepala bisa kering. Keramas tiga kali seminggu sudah cukup," tutur pakar kecantikan dr Rais Sama.

Meski Anda cenderung berkeringat, menurut dr Sama hanya membasuh rambut saja dengan air pun tak masalah, tanpa menggunakan sampo. Tetapi, jika Anda mengalami hiperhidrosis (keringat berlebih), Anda dianjurkan untuk keramas setiap hari dengan sampo berbahan ringan yang cocok untuk jenis rambut.

Mencuci rambut setiap hari juga disarankan bagi Anda yang berketombe, demikian dikatakan pakar kecantikan lainnya dr Jaishree Manchanda. Ia menjelaskan, terdapat dua jenis ketombe yaitu kering dan berminyak. Ketombe berminyak lebih berbahaya bagi kesehatan kulit kepala dan rambut ketimbang ketombe kering.

dr Manchanda mengungkapkan, ketombe berminyak berpotensi mengikis pigmen di rambut dan memicu berbagai masalah seperti jerawat dan terhambatnya sirkulasi darah di kulit kepala. Maka dariitu, dr Manchanda menganjurkan keramaslah setiap hari menggunakan sampo anti ketombe dengan kandungan zat kimia yang ringan.

"Anda juga bisa menggunakan minyak yang bisa mencerahkan rambut seperti olive oil untuk memijat kulit kepala lalu membasuhnya. Atau, gunakan jus jahe di rambut dan kepala, diamkan semalam dan bilas rambut keesokan harinya," tutur dr Manchanda.

Sementara itu, dr Eddy Karta SpKK mengatakan hal yang harus diperhatikan saat memilih sampo adalah memperhatikan fungsi sampo, kondisi rambut dan kulit kepala serta aktivitas. Jika aktivitas sering terkena sinar matahari debu dan polusi dengan rambut yang mudah lepek gunakan shampoo berminyak.

"Jika rambut umumnya tidak sering terkena debu dan polusi serta relatif bersih gunakan sampo lembut yang bisa digunakan sering kali," tutur dr Eddy saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (10/10/2014).


(rdn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT