Tim peneliti dari Shanghai Ninth People’s Hospital menemukan hal ini setelah me-review 14 studi lainnya yang membahas tentang pola makan dan risiko patah tulang. Secara keseluruhan, ada 200.000-an partisipan yang ambil bagian dalam studi-studi ini.
Ternyata mereka yang rutin minum 1-2 kali dalam sehari berisiko 28 persen lebih rendah untuk mengalami patah tulang. Sedangkan bagi mereka yang minum teh 2-3 kali sehari mengalami penurunan risiko sebesar 37 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati begitu, peneliti tak mengungkapkan mengapa teh sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang. "Diduga kandungan kimiawi dari daun teh dapat mendorong pembentukan tulang baru. Belum termasuk fluoride, kalsium, dan mineral lain yang membuat tulang jadi lebih padat sehingga lebih kuat," tulis peneliti, seperti dikutip dalam jurnal Osteoporosis International, Senin (13/10/2014).
Dr Tim Bond dari Tea Advisory Panel, Inggris mengatakan teh memang mengandung senyawa yang disebut flavonoid. Dan flavonoid dalam teh jauh lebih banyak daripada yang ada di kopi.
Ia menambahkan flavonoid inilah yang mempercepat pembentukan tulang baru sekaligus memperlambat proses erosi dari tulang-tulang yang ada. Sedangkan fluoride, kalsium dan mineral lainnya berperan penting dalam memperkuat tulang.
"Jadi manfaat kesehatan tulang tak hanya ditemukan dari kalsium yang ada di susu, tapi juga teh dan kopi," tegasnya.
(lil/vit)











































