Jumat, 06 Feb 2015 09:03 WIB

Berapa Kali Mandi Sebaiknya Dilakukan Setiap Hari Agar Kulit Sehat?

- detikHealth
Jakarta - Mandi merupakan aktivitas yang dilakukan hampir semua orang setiap hari. Ada yang melakukannya satu kali sehari, tak jarang juga yang melakukan aktivitas ini lebih dari tiga kali sehari. Nah, berapa kali sebaiknya mandi dilakukan dalam sehari?

Menurut beberapa dokter kulit, frekuensi mandi bergantung dari aktivitas dan kebutuhan dari masing-masing orang. Mandi dapat membantu membuang kelebihan minyak dan membersihkan kulit dari penyumbat pori-pori.

"Kelebihan minyak pada kulit tentu menyumbat pori-pori, yang kemudian dapat menyebabkan munculnya jerawat tubuh," ungkap pakar kesehatan kulit, Monika G. Kiripolsky, MD.

Menurut Kiripolsky, kualitas mandi yang tepat jauh lebih penting dibandingkan kuantitas dari mandi itu sendiri. Hindari mengusapkan sabun terlalu keras karena dapat mengikis minyak alami dari kulit. Berikan perhatian pada bagian tubuh yang 'tersembunyi' seperti lipatan dada untuk wanita, ketiak, dan sekitar selangkangan.

Baca juga: Keramas Tiap Hari, Adakah Efek Negatifnya untuk Kesehatan Kulit Kepala?

"Daerah ini merupakan produsen terbesar sebrum, yang berpengaruh pada bau badan dan bakteri, jamur, dan pertumbuhan ragi," imbuh Kiripolsky.

Sementara itu, menurut dr Irma Bernadette Tiorita Simbolon, SpKK, dari Fakultas Kedokteran UI, sewajarnya frekuensi mandi yang dianjurkan per hari adalah dua kali. Namun ia menyebutkan ada hal lain yang sebenarnya lebih perlu diperhatikan dibandingkan frekuensi mandi.

"Yang dihitung itu bukan seberapa sering mandi, tetapi jarak waktu orang mandi tersebut dengan waktu selanjutnya," tuturnya, seperti ditulis pada Jumat (6/2/2015).

Nah, jika jarang atau frekuensi untuk mandi sedikit, lantas haruskah seseorang mandi lebih sering setiap hari? "Tidak, kan yang jadi indikator tadi jarak waktunya. Kalau tiap jam mandi tidak bagus juga. Lain halnya kalau mandi sehari empat kali tapi jaraknya tidak berdekatan, ini tidak akan merusak kulit," papar dr Irma.

Baca juga: Tidak Ganti Baju Saat Berkeringat Bikin Masuk Angin? Ini Kata Dokter





(ajg/up)