Kebanyakan orang berpikir terbangun beberapa kali di tengah malam untuk ke kamar mandi merupakan hal yang wajar. Padahal bila seseorang sudah tertidur nyenyak, namun terpaksa harus terbangun karena hal-hal tertentu, bisa-bisa pola tidurnya menjadi berantakan.
"Terbangun dalam keadaan setengah sadar seperti ini bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan," tandas Dr Neil Stanley dari British Sleep Society.
Akibatnya, pola tidur bisa berantakan, yang nantinya dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti insomnia, diabetes, penyakit jantung bahkan hingga pelupa.
Lantas hal-hal apa saja yang bisa memaksa seseorang terbangun di tengah malam? Berikut rangkumannya seperti dikutip dari Mirror, Minggu (19/4/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kaki kram
|
|
Pemicu kram lainnya adalah ketika pembuluh darah perifer yang menyuplai kaki dirusak oleh tumpukan lemak dari makanan, ataupun dari gula darah tinggi pada pasien diabetes. Di samping itu, konsumsi statin yang selama ini dikenal sebagai penurun kolesterol ternyata juga dapat memicu kram. Ini belum termasuk 'restless less syndrome'.
Untuk menguranginya lakukan peregangan, mandi, atau mengonsumsi air dalam jumlah banyak.
2. Batuk
|
|
"Tapi ini lebih banyak ditemukan pada orang-orang yang kelebihan lemak di bagian perutnya," tandas Dr David Forecast, ahli pencernaan dari London Clinic dan St Marks Hospital, Middlesex.
Untuk itu, lanjut Dr Forecast, hindari makanan berlemak, karena makanan semacam ini butuh waktu lama untuk dicerna. Selain itu tumpuk dua bantal sekaligus sebagai alas kepala agar tidak terjadi refluks.
3. Nyeri punggung
|
|
Nyeri punggung di malam hari juga rentan dialami penderita arthritis, karena senyawa pemicu peradangan di tubuh lebih aktif di malam hari. Untuk itu disarankan mengonsumsi obat antiperadangan seperti ibuprofen sebelum tidur.
4. Sesak napas
|
|
Yang patut diwaspadai adalah bila seseorang terbangun di tengah malam dalam keadaan megap-megap, sebab ini bisa menunjukkan adanya gangguan jantung serius.
5. Linglung
|
|
Penyebab utamanya adalah sleep apnea, atau gangguan tidur di mana seseorang berhenti bernapas di saat terlelap, sehingga Anda terbangun dari tidur yang dalam, dan ditandai dengan dengkuran yang cukup keras.
Selain berkonsultasi kepada dokter, hindari konsumsi alkohol dan rokok, serta turunkan berat badan.
6. Keringat
|
|
Pria pun bisa mengalami kondisi serupa bila kadar testosterone-nya menurun. Namun yang perlu diwaspadai, berkeringat di malam hari bisa jadi penanda adanya gangguan kesehatan kronis seperti kanker atau gangguan jantung.
7. Buang air kecil
|
|
"Apalagi makin tua, ginjal juga akan menghasilkan lebih banyak urine. Itu artinya ada tekanan dari dua pihak, di samping kandung kemih seseorang cenderung makin tidak stabil saat menua," lanjutnya.
Namun karena pembengkakan prostat bisa dikarenakan batu ginjal atau kanker, bicarakan dengan dokter Anda tentang pengobatannya.











































