Seperti yang dikutip dari Fox News pada Selasa (26/5/2015), Susan Tucker, penasihat nutrisi, mengungkapkan terdapat lima mitos yang perlu diragukan. Berikut kelima mitos tersebut:
1. 'Saya perlu detoks'
|
|
"Jika kita bergantung pada detoks, kita tidak akan pernah mengatur cakupan makanan setiap hari dan diet," ucapnya. Perlu diingat, sistem tubuh kita memiliki sistem pembersihan alami yang luar biasa, kita hanya perlu belajar bagaimana cara kerjanya. Kita bisa menambahkan detoks yang sedikit kepada diet, misalnya meminum air lemon hangat di pagi hari, mengonsumsi sayuran mentah setiap hari, banyak makan sayuran hijau, makan buah segar dan minum jus segar, serta minum air putih.
2. Semua gula sama
|
|
Secara luar biasa, serat dalam buah mengantar keluar racun dan kolestorel dari sistem. Jadi, tidak ada yang salah dengan menginginkan makan yang manis-manis ketika diet.
Baca juga: Minum Soda Susu Bisa 'Bersihkan' Paru-paru Perokok, Mitos atau Fakta?
3. Vegetarian kekurangan nutrisi
|
|
4. Kedelai itu berbahaya
|
|
Kedelai memiliki manfaat nutrisi yakni sumber protein, serat dan antioksidan yang baik. Kedelai juga mengandung vitamin K yaitu nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Pilihan terbaik dari kedelai adalah edamame, tempe dan miso, dan tahu. Dan sebaiknya pilihlah kedelai organik yang tidak memiliki campuran lain.
5. Makan sehat itu mahal
|
|
Selain itu, banyak supermarket yang menjual makanan sehat dan harga yang lebih rendah. Makanan alami seperti gandum, polong, kacang-kacangan, madu, kopi, dan lainnya juga bisa dibeli dalam jumlah besar. Anda juga bisa lebih berhemat dan tetap memakan makanan sehat dengan berbelanja di pasar tradisional. Cara lainnya adalah membawa makan siang sendiri daripada membeli makanan di luar yang belum tentu higienis dan sehat.
Baca juga: Kasihan Telur! Nutrisinya Nyaris Sempurna Tapi Dimitoskan Bikin Bisul
Halaman 2 dari 6










































